Gresik (beritajatim.com) – Aksi tegas kembali ditunjukkan jajaran kepolisian. Polres Gresik menggelar operasi gabungan dan langsung menyikat puluhan truk nakal yang nekat melanggar jam operasional di jalur Pantura hingga kawasan Cerme.
Dalam operasi yang melibatkan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gresik serta polsek jajaran, petugas tanpa kompromi menindak para pelanggar. Mulai dari teguran administratif hingga sanksi tegas berupa putar balik langsung di lokasi, diberlakukan demi menjaga kelancaran lalu lintas.
Operasi ini menyasar jam-jam sibuk yang selama ini kerap dipadati kendaraan berat. Truk-truk yang melintas di luar jadwal dinilai menjadi biang kemacetan dan meningkatkan risiko kecelakaan di jalur padat seperti Pantura.
Satu per satu kendaraan besar yang terjaring langsung dihentikan untuk pemeriksaan. Petugas memastikan tidak ada celah bagi sopir yang mencoba mengabaikan aturan. Sanksi yang diberikan pun beragam, mulai dari tilang teguran hingga perintah putar balik.
Kasatlantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin, menegaskan langkah ini bukan sekadar penegakan hukum semata, melainkan upaya pencegahan. “Tindakan ini bukan semata penegakan hukum, tetapi juga langkah preventif demi keselamatan bersama,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).
Selain pelanggaran jam operasional, aparat juga menemukan sejumlah truk yang mengangkut muatan tanpa penutup terpal. Kondisi ini dinilai sangat berbahaya karena berpotensi menyebabkan material jatuh ke jalan dan memicu kecelakaan.
Para sopir yang kedapatan melanggar langsung diminta memasang penutup muatan di tempat sebelum diperbolehkan melanjutkan perjalanan.
Polisi juga menerapkan tilang teguran Presisi yang tercatat dalam sistem sebagai peringatan resmi bagi pelanggar. Sementara kendaraan yang melanggar aturan waktu harus menepi dan menunggu hingga jam operasional kembali dibuka.
Ke depan, Polres Gresik memastikan operasi serupa akan terus digelar secara rutin di seluruh wilayah hukumnya.
Pihak kepolisian mengimbau para pengusaha angkutan barang dan sopir truk untuk lebih disiplin terhadap aturan yang berlaku. Kepatuhan dinilai menjadi kunci untuk menekan kemacetan dan mencegah kecelakaan fatal, khususnya di jalur padat seperti Pantura. (dny/kun)






