Jombang (beritajatim.com) – Gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-32 Tingkat Kabupaten Jombang Tahun 2026 resmi dibuka pada Senin malam, 27 April 2026, di Pendapa Kabupaten Jombang.
Acara pembukaan ini dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo, yang mewakili Bupati Jombang Warsubi, serta Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang Yuliati Nugrahani Warsubi, dan tokoh lainnya.
Pembukaan MTQ ke-32 diawali dengan ucapan Bismillah dan pemukulan bedug, simbol dimulainya ajang yang bertujuan untuk mensyiarkan nilai-nilai Alquran di kalangan generasi muda. Agus Purnomo dalam sambutannya menekankan bahwa MTQ lebih dari sekadar perlombaan, melainkan merupakan sarana penting dalam membangun karakter dan akhlak generasi penerus.
“Melalui MTQ, kita dorong generasi muda untuk semakin mencintai, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Alquran, sehingga tumbuh menjadi pribadi yang beradab dan berakhlakul karimah,” ungkap Agus Purnomo.
Agus juga memberikan semangat kepada para peserta untuk tampil dengan percaya diri. “Selamat berkompetisi. Tampilkan kemampuan terbaik dengan penuh percaya diri dan semangat, karena saya yakin saudara-saudara semua adalah putra-putri terbaik yang memiliki potensi luar biasa,” lanjutnya.
Pesan sportivitas juga disampaikan kepada Dewan Hakim. “Saya juga berharap kepada Dewan Hakim, untuk menjunjung tinggi nilai sportivitas, keadilan, dan kejujuran, sehingga terpilih peserta terbaik yang benar-benar layak mewakili Kabupaten Jombang ke tingkat yang lebih tinggi,” tambahnya.
MTQ ke-32 tahun ini mencatatkan partisipasi yang luar biasa dengan total 818 pendaftar, dan 792 peserta yang terverifikasi memenuhi syarat untuk berlomba dalam berbagai cabang.
Lomba akan digelar selama tiga hari, mulai 28 hingga 30 April 2026, dan berlangsung di sejumlah lokasi di Jombang, termasuk Masjid Agung Baitul Mukminin, Islamic Center, serta Kantor Pemerintah dan Kementerian Agama Kabupaten Jombang.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Jombang, Purwanto, dalam laporannya mengungkapkan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi, mencerminkan semangat yang besar dari masyarakat untuk mengamalkan nilai-nilai Alquran.
“Kami berharap Jombang tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan, tetapi juga sukses dalam menjaring kader-kader cendekiawan muslim yang unggul di masa depan,” pungkas Purwanto. [suf]






