Surabaya (beritajatim.com) – My Love in the Countryside menjadi salah satu drama Thailand bergenre komedi romantis yang masih menarik untuk ditonton meski sudah tayang sejak 22 Januari 2024. Serial ini menawarkan cerita ringan dengan nuansa heboh, penuh kekacauan lucu, namun tetap dibalut kisah cinta yang hangat.
Bagi pecinta drama romcom dengan humor berlebihan dan adegan absurd, serial ini bisa menjadi pilihan hiburan yang menyegarkan. Sejak episode pertama, penonton langsung disuguhkan berbagai momen salah paham, komedi fisik, hingga chemistry antar karakter yang kuat.
Meski tampil ramai dan tidak biasa, drama ini justru punya daya tarik tersendiri. Berikut empat alasan mengapa My Love in the Countryside layak masuk watchlist Anda.
1. Komedi Romantis yang Benar-Benar Menghibur
Banyak drama yang mengusung label rom-com, tetapi porsi komedinya justru minim. Sebaliknya, My Love in the Countryside berhasil menghadirkan keseimbangan antara kisah cinta manis dan humor yang mengundang tawa.
Interaksi para tokohnya terasa ringan dan menyenangkan. Momen romantis tidak dibuat berlebihan, tetapi selalu dibumbui adegan lucu yang membuat penonton betah mengikuti cerita.
Pada awal episode pertama saja, penonton sudah disuguhkan kejadian kacau saat Mana salah paham melihat Saisamorn bersama pria lain. Aksi spontan yang ia lakukan justru memicu rentetan kekacauan baru.
Dalam delapan menit pertama, drama ini sudah menunjukkan tempo cepat dan komedi yang efektif. Hal itu menjadi bukti bahwa serial ini serius menggarap unsur hiburannya.
2. Karakter Utama Wanita yang Kuat dan Menarik
Tokoh perempuan utama, Saisamorn, menjadi salah satu daya tarik terbesar dalam drama ini. Awalnya ia terlihat seperti gadis kaya yang manja, namun seiring berjalannya cerita, karakter tersebut berkembang menjadi sosok perempuan mandiri dan penuh ambisi.
Ia memilih menekuni dunia akting karena cinta pada profesinya, bukan sekadar mengejar popularitas. Demi mendalami peran, Saisamorn rela tinggal di desa meski belum pernah menjalani kehidupan seperti itu sebelumnya.
Keberaniannya juga terlihat saat mencoba berbagai tantangan baru, mulai dari mengikuti balapan sapi hingga menghadapi orang-orang yang meremehkannya.
Karakter seperti ini membuat cerita terasa lebih segar dan tidak hanya berfokus pada kisah cinta semata.
3. Karakter Pria Utama yang Realistis
Tokoh utama pria, Mana, hadir dengan karakter yang berbeda dari tipikal pahlawan drama romantis pada umumnya. Ia bukan sosok sempurna yang berani menentang semua orang demi cinta.
Mana digambarkan sebagai pria dewasa, cerdas, dan memiliki emosi yang stabil. Namun, ia tumbuh dalam lingkungan keluarga yang sangat mengatur hidupnya, termasuk soal pasangan.
Meski tidak selalu setuju dengan keputusan orang tuanya, Mana tetap menunjukkan rasa hormat. Konflik batin seperti ini terasa lebih dekat dengan kehidupan nyata dan membuat karakternya lebih mudah dipahami.
Perjalanan Mana untuk menemukan kemandirian menjadi salah satu elemen emosional yang menarik untuk diikuti.
4. Akting Pemain yang Solid dan Meyakinkan
Drama komedi membutuhkan kemampuan akting yang tidak mudah. Pemain harus mampu menjaga timing humor, ekspresi wajah, hingga adegan fisik agar tetap terasa natural.
Beruntung, Namfah Thunyaphat Phataraterachaijaroen dan August Vachiravit Paisarnkulwong tampil solid sebagai pemeran utama. Chemistry keduanya terasa kuat, baik saat adegan lucu maupun momen emosional.
Pemain pendukung juga tampil kompak dan berhasil menghidupkan suasana cerita. Karena itu, drama ini terasa konsisten menghibur dari awal hingga akhir.
Secara keseluruhan, My Love in the Countryside sukses menghadirkan tontonan seru dengan gaya komedi totalitas, karakter yang menyenangkan, serta kisah cinta yang manis.
Drama ini mungkin tidak sepenuhnya realistis, tetapi justru di situlah daya tariknya. Jika Anda mencari tontonan santai yang bisa bikin tertawa sekaligus gemas, serial ini layak dicoba.
My Love in the Countryside dapat disaksikan melalui platform Viki dan WeTV.(mnd).






