Surabaya (beritajatim.com) – Dikenal sebagai sosok Polisi Baik, IPDA Purnomo istikamah menebar benih kebajikan selama 10 tahun terakhir. Langkah anggota Polres Lamongan ini telah menorehkan beragam jejak kebaikan, mulai dari merangkul lebih dari 7.000 pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) selama kurun watu 10 tahun, hingga membedah lebih dari 100 unit rumah warga yang membutuhkan.
Bahkan, perhatiannya terhadap kelompok rentan juga ia wujudkan melalui program “Amplop Senyum” yang memberikan asupan bergizi bagi yatim, piatu, dan dhuafa, serta inisiasi layanan ojek gratis bagi siswa sekolah.
Berkat dedikasi kemanusiaan yang tak kenal lelah tersebut, Purnomo dianugerahi penghargaan Tokoh Inspiratif Jatim dalam kategori Bhayangkara Teladan Kemanusiaan pada HUT ke-20 beritajatim.com, pada Selasa (21/4/2026).
Purnomo pun menceritakan kembali kilas balik perjuangannya yang dimulai dari langkah kecil dan pengalaman pahit, hingga kini berhasil mendirikan Yayasan Berkas Bersinar Abadi sebagai pusat pemulihan ODGJ.
”Perjalanan ini bermula sepuluh tahun lalu, tepatnya setelah saya pulang tugas dari Kalimantan Timur dan ditempatkan sebagai Bhabinkamtibmas di dekat rumah saya di Babat, Lamongan,” kenang Purnomo hangat.
Sebagai garda terdepan kepolisian di desa, Purnomo merasa wajib hadir di tengah masyarakat setiap saat guna memahami kondisi warga secara langsung.
Pada sekitar tahun 2015, aksi sosialnya pun bermula secara tidak sengaja saat ia bertemu seorang perempuan paruh baya pengidap ODGJ yang terlantar tanpa busana di jalanan.
Tergerak oleh rasa empati yang mendalam, ia memutuskan untuk membawa perempuan asal Kediri bernama Murniatun tersebut pulang ke rumahnya untuk dirawat.

Sambil mengenang sore bersejarah itu, ia menceritakan kebingungan istrinya saat ia tiba-tiba membawa pulang orang asing yang sedang kehilangan kesadaran mental, dalam kondisi tubuhnua hitam legam dipenuhi debu jalanan.
“Istriku bilang gini “Siapa ini, Mas?”, Ini orang gila aku menemukannya di jalan,” cerita Purnomo sambil tersenyum tipis.
Sejak peristiwa itulah, Purnomo merasa terpanggil untuk terus mengulang aksi serupa dan bertekad merawat lebih banyak dari mereka yang menyandang gangguan jiwa.
”Semenjak itu, tiba-tiba saya berpikir bahwa saya harus merawat mereka, bahkan sempat memasang target untuk menemukan lima orang setiap harinya,” jelas Purnomo.
Sebelum yayasannya Berkas (Berbagi dengan Ikhlas itu berdiri kokoh, ia harus melewati berbagai rintangan berat, mulai dari resistensi tetangga sekitar hingga keterbatasan dana yang sempat menghimpit.
Untuk mengatasi masalah finansial, ia mulai bergerilya mencari dukungan melalui Facebook hingga akhirnya berhasil membangun kemandirian ekonomi lewat kanal YouTube.
Penghasilan dari dunia digital itulah, yang kemudian ia gunakan untuk memperbesar kapasitas yayasan.
“Setelah bikin YouTube dapat penghasilan yayasan kami tambah besar. Kami sekeluarga tambah senang, sebab mampu menambah lebih banyak pasien yang kami rawat,” ujarnya.
Tak hanya fokus pada ODGJ, Purnomo juga pernah menggerakkan komunitas “Babat Peduli” untuk memberdayakan taman belajar dan tempat mengaji bagi anak-anak di tingkat kelurahan.
Ia juga menginisiasi program “Ojek Gratis Siswa Sekolah” sebagai solusi atas keresahan isu penculikan anak pada tahun 2018-an, sekaligus memberikan pundi-pundi penghasilan tambahan bagi para guru honorer.
“Ya mohon maaf gaji guru honorer ini kan tidak seberapa banyak?, guru itu saya kasih satu sepeda motor dan setiap hari tugasnya adalah antar jemput siswanya sendiri. Ojek gratis ini dulu saya punya 30 yang tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Lamongan,” papar dia.
Purnomo menegaskan bahwa seluruh bakti sosial yang ia lakukan selama ini murni didasari rasa ikhlas tanpa mengharap imbalan apa pun dari sesama manusia. Ia membulatkan tekat, akan terus melangkahkan kepeduliannya sampai akhir hayat.
”Selama napas masih ada, saya akan terus berbuat baik, karena bagi saya kemampuan untuk berempati dan menolong orang lain adalah sebuah kebahagiaan yang dianugerahkan Tuhan,” tutupnya dengan penuh syukur. (rma/but)






