Lamongan (beritajatim.com) – Ratusan pelajar SD sederajat di Kabupaten Lamongan unjuk kemampuan dalam turnamen sepak bola pelajar yang digelar PSSI Kabupaten Lamongan bersama Disbudporapar Lamongan di Lapangan Gajah Mada, Selasa (14/4/2026). Ajang ini menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian talenta muda potensial di dunia sepak bola.
Sebanyak 32 tim dari berbagai lembaga pendidikan dan Koordinator Wilayah (Korwil) tingkat kecamatan se-Lamongan ambil bagian dalam kompetisi ini. Mereka bersaing di babak penyisihan yang berlangsung pada 14–15 April 2026, sementara babak 16 besar hingga final dijadwalkan digelar pada 1 Mei mendatang.
Ketua PSSI Lamongan, Edy Yunan Achmadi, mengatakan turnamen ini tidak sekadar kompetisi, tetapi juga sarana edukasi dan pembinaan sejak usia dini.
“Turnamen pelajar digelar untuk menjaring bibit-bibit muda potensial di dunia sepak bola, serta sebagai sarana edukasi sejak usia dini,” ujarnya.
Yunan menambahkan, ajang ini diharapkan menjadi langkah awal dalam sistem pembinaan sepak bola berjenjang. Proses tersebut dimulai dari pendataan bakat pemain muda, kemudian dilanjutkan dengan pemantauan secara berkelanjutan.
“Kami berharap, sejak dini kita sudah bisa memantau pemain-pemain muda berbakat yang nantinya bisa melanjutkan ke SSB atau klub, sehingga proses pembinaan berjalan secara berkesinambungan,” katanya.
Ia menegaskan, turnamen ini bukan hanya soal mengejar gelar juara, tetapi juga menjadi media pembentukan karakter bagi para pemain muda. Nilai-nilai sportivitas, fair play, dan kebersamaan ditanamkan sejak dini melalui kompetisi ini.
“Anak-anak ini perlu dikenalkan pada nilai-nilai dalam sepak bola. Melalui turnamen ini, mereka belajar tentang sportivitas, fair play, dan kebersamaan. Sepak bola itu adalah keluarga. Lawan hanya saat bertanding, setelahnya kita tetap satu keluarga,” ucapnya.
Hal senada disampaikan Kepala Disbudporapar Lamongan, Siti Rubikah. Ia berharap turnamen usia dini ini mampu melahirkan atlet sepak bola yang berprestasi di masa depan.
“Dari ajang seperti ini, semoga nantinya muncul atlet yang mampu mengharumkan nama Lamongan di tingkat provinsi maupun nasional,” ujarnya. [fak/beq]






