Pasuruan (beritajatim.com) – Seorang tenaga pendidik di wilayah Pasrepan menjadi korban pembegalan saat hendak berangkat mengajar. Sepeda motor miliknya jenis Honda PCX raib digasak pelaku di jalur sepi pedesaan.
Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Gudang, Desa Galih, saat kondisi jalan masih lengang dari aktivitas warga. Korban berinisial AF (25) tidak berdaya ketika dicegat oleh pelaku yang muncul secara tiba-tiba di tengah perjalanan.
Suami korban, Dandy, mengungkapkan bahwa pelaku beraksi seorang diri dengan ciri mengenakan sarung saat melancarkan aksinya.
“Istri saya berangkat sendiri mau ngajar, pas di jalan sepi langsung dicegat satu orang,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).
Tanpa sempat memberikan perlawanan, motor PCX warna silver milik korban langsung dibawa kabur ke arah jalan utama. Aksi yang berlangsung cepat tersebut membuat korban mengalami syok di lokasi kejadian.
Sejumlah warga yang melintas segera memberikan pertolongan dan membawa korban kembali ke rumahnya di Dusun Krajan. Pelaku diduga memanfaatkan situasi pagi hari yang masih sepi serta minimnya pengawasan di titik rawan perbatasan desa.
Aksi pembegalan ini juga diduga terekam kamera pengawas (CCTV) di jalur pelarian pelaku menuju luar desa. Rekaman tersebut diharapkan dapat membantu aparat kepolisian dalam mengidentifikasi pelaku.
Pihak keluarga korban memastikan akan menempuh jalur hukum dengan melaporkan kejadian tersebut ke kantor kepolisian terdekat.
“Iya ini rencana mau lapor,” tegas Dandy.
Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melintas sendirian di jalur sepi wilayah Pasrepan pada jam rawan. Polisi diharapkan segera melakukan pengejaran agar kendaraan bernopol N 5921 TER dapat segera ditemukan kembali. [ada/beq]






