Tuban (beritajatim.com) – Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Tuban telah mencapai progres 50 persen. Program yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto ini ditargetkan rampung pada Juni 2026.
Komandan Kodim 0811 Tuban, Galih Sakti Pramudyo, menyampaikan bahwa total KDKMP di Kabupaten Tuban mencapai 328 koperasi yang tersebar di 20 kecamatan.
“Untuk pembangunan kita targetnya di bulan Juni ini, harapannya semoga rampung,” ujarnya, Senin (30/3/2026).
Dari jumlah tersebut, sekitar 50 persen atau kurang lebih 250 koperasi desa telah dibangun. Meski progres fisik cukup signifikan, distribusi fasilitas pendukung masih belum sepenuhnya terpenuhi.
Galih menjelaskan, saat ini sebagian sarana operasional sudah mulai disalurkan, termasuk kendaraan truk yang akan digunakan untuk mendukung aktivitas koperasi.
“Untuk kendaraan truk maupun perlengkapan lainnya kapan, kita belum tahu, masih menunggu, tapi kemarin sebanyak 42 truk kendaraan untuk operasional sudah terdistribusi,” imbuhnya.
Kendaraan operasional tersebut berupa truk jenis Fuso Mitsubishi berwarna putih dengan identitas Koperasi Desa Merah Putih. Penyaluran tahap kedua direncanakan akan dilakukan dalam waktu mendatang melalui Kodim 0811 Tuban dan diserahkan langsung kepada masing-masing kepala desa.
Selain progres pembangunan, capaian Kabupaten Tuban juga cukup menonjol secara nasional. Tuban menempati peringkat ke-6 di Indonesia dalam realisasi pembangunan KDKMP, serta peringkat ke-4 di tingkat Jawa Timur.
Meski demikian, pihaknya menegaskan bahwa penyelesaian program masih menunggu regulasi lanjutan dari pemerintah pusat, terutama terkait distribusi fasilitas pendukung secara menyeluruh.
“Sambil menunggu regulasinya, harapannya pembangunan target kita bulan Juni segera rampung,” pungkasnya. [dya/beq]






