Jember (beritajatim.com) – Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, mendukung program Bunga Desaku atau Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan yang dilaksanakan Bupati Muhammad Fawait.
Bunga Desaku adalah acara kunjungan langsung Bupati Muhammad Fawait secara bergiliran ke 226 desa dan 22 kelurahan untuk menyapa langsung masyarakat dan menyosialisasikan program-program pembangunan. Kegiatan itu selalu diikuti oleh para pejabat organisasi perangkat daerah.
“Program ini sejalan dan searah dengan apa yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto untuk mendekatkan diri kepada masyarakat, mengayomi rakyat, dan mendengar keluh kesah dari rakyat,” kata anggota Fraksi Gerindra Ardi Pujo Prabowo, Kamis (26/3/2026).
Fawait sendiri adalah kader Gerindra. “Tentu menjalankan arahan dan instruksi Presiden kami,” kata Ardi.
Ardi menyebut Bunga Desaku sangat bermanfaat bagi kepala daerah untuk menyerap, menerima, dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. “Secara teknis penggunaan anggaran program ini sudah melalui proses dan tahapan yang benar dalam pembahasan antara Badan Anggaran dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah,” katanya.
“Jadi menurut kami tidak ada masalah yang perlu dibesar-besarkan. Memang sewajarnya, pemerintahan daerah ini lebih dekat dengan rakyat,” kata Ardi.
Ada banyak masukan yang diberikan masyarakat kepada Bupati Fawait di bidang infrastruktur, ketahanan pangan, maupun mitigasi bencana. “Jadi tidak ada masalah,” kata Ardi.
Polemik mencuat setelah Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Widarto menyarankan program Bunga Desaku ditiadakan untuk efisiensi anggaran pada masa krisis ekonomi. Bupati Fawait disarankan memaksimalkan interaksi dan sosialisasi melalui media sosial atau melalui kanal pengaduan Wadul Guse, sebagaimana dilakukan selama ini. [wir]






