Pasuruan (beritajatim.com) – Warga Desa Sambirejo, Kecamatan Rejoso, digemparkan dengan penemuan sesosok jenazah tanpa identitas di area persawahan pada Senin (23/3) sore.
Penemuan ini pertama kali dilaporkan oleh warga yang hendak memancing di sekitar sungai dekat lokasi kejadian sekitar pukul 15.00 WIB.
Aparat kepolisian segera memasang garis polisi di lokasi yang terletak tepat di sebelah barat SDN Sambirejo I untuk mempermudah proses olah TKP. Tim Inafis Polres Pasuruan Kota telah diterjunkan guna mengumpulkan bukti-bukti awal serta mencari petunjuk terkait keberadaan korban di lokasi tersebut.
Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Dhecky Tjahyono Try Yoga, mengonfirmasi bahwa saat ini identitas korban masih belum diketahui atau berstatus Mrs. X.
“Petugas dari Polsek Rejoso bersama Team INAFIS melakukan olah TKP selanjutnya mengevakuasi mayat tersebut ke RS Bhayangkara Porong,” ungkapnya pada Senin malam.
Berdasarkan pemeriksaan fisik awal, petugas menemukan ciri-ciri khusus berupa tato bergambar perempuan pada bagian paha kaki kiri jenazah. Selain itu, korban ditemukan mengenakan selembar daster berwarna merah tanpa adanya dokumen identitas apapun di sekitar tubuhnya.
Kondisi jenazah juga menunjukkan adanya kerusakan pada bagian pipi sebelah kanan yang memerlukan pemeriksaan medis lebih mendalam. Polisi belum bisa menyimpulkan penyebab pasti kematian korban karena proses penyelidikan masih berada pada tahap awal.
Dhecky menegaskan bahwa pihaknya telah mengirimkan surat permintaan autopsi ke instalasi kedokteran forensik untuk mengungkap fakta di balik temuan ini. “Untuk mengetahui sebab-sebab kematian masih menunggu hasil autopsi dan kami terus mengumpulkan administrasi penyelidikan,” jelasnya.
Saksi mata di lokasi, MW (55), mengaku tidak pernah melihat sosok tersebut sebelumnya di lingkungan Desa Sambirejo selama ini. Keterangan para saksi kini tengah didalami oleh penyidik guna memetakan aktivitas terakhir di sekitar area persawahan sebelum mayat ditemukan.
Rencana tindak lanjut kepolisian akan difokuskan pada penyisiran rekaman CCTV di sekitar jalur menuju SDN Sambirejo I dan area persawahan.
Masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tato tersebut diimbau segera melapor ke Mapolres Pasuruan Kota. (ada/ted)






