Jombang (beritajatim.com) – Pada Rabu dini hari, 18 Maret 2026, terjadi ledakan tabung LPG di rumah kontrakan berukuran 8 x 18 meter persegi di Dusun Jambu, Desa Jabon, Kecamatan/Kabupaten Jombang. Tiga orang pun menjadi korban dalam insiden tersebut, masing-masing mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan berbeda.
Kejadian bermula sekitar pukul 00.35 WIB, ketika warga sekitar mendengar ledakan keras disertai munculnya api yang membakar rumah milik Hari, yang digunakan sebagai kontrakan. Berdasarkan informasi dari anggota Damkarla (Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan) Kabupaten Jombang, ledakan tersebut diduga disebabkan oleh kebocoran gas LPG yang terjadi di dalam rumah.
Meski sejumlah warga sempat mencoba memadamkan api, mereka terpaksa mundur karena api yang semakin membesar. Salah satu warga kemudian menghubungi Pos Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jombang untuk meminta bantuan.
“Kami segera mengirimkan satu unit fire pumper truck ke lokasi,” kata Ronalda, anggota Damkarla Kabupaten Jombang.
Tim pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman dan pembasahan. Sekitar pukul 03.00 WIB, api berhasil dipadamkan, dan tim pun kembali ke markas. Meskipun kebakaran berhasil dikendalikan, perkiraan kerugian materiil mencapai Rp100 juta akibat musibah ini.
Tiga orang yang menjadi korban kebakaran tersebut adalah Ahmad Yani (35), yang mengalami luka bakar 20%, Abdul Rokim (43) dengan luka bakar 50%, serta Muhammad Rokib (35) yang menderita luka bakar 25%.
Ketiganya merupakan warga Desa Sengon, Kecamatan/Kabupaten Jombang. Mereka segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Hari Subagio (48), pemilik rumah membenarkan adanya kejadian tersebut. Dia mengetahui adanya elpiji meledak saat dihubungi oleh keponakannya. Hari kemudian mendatanginya. Pada bagian tengah terlihat berantakan.
Hari menjelaskan bahwa rumahnya tersebut baru satu bulan dikontrak oleh seseorang. Rumah itu dipakai untuk penyimpanan LPG. “Ledakan itu sepertinya dari elpiji bocor. Lalu meledak. Tiga orang mengalami kuka bakar,” pungkas Hari. [suf]





