Magetan (beritajatim.com) – Standar keselamatan wisata air di kawasan Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, akan diperkuat melalui rencana penempatan petugas pemantau pelayaran dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tanjung Pakis. Langkah tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi keselamatan pelayaran dan peningkatan kapasitas masyarakat yang digelar di kawasan wisata Sarangan, Kamis (12/3/2026).
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Tanjung Pakis, Subuh Fakkurochman, mengatakan pihaknya akan menempatkan petugas yang berkantor di Pos Pariwisata Sarangan untuk memperkuat pengawasan aktivitas perahu wisata di telaga tersebut.
“Pilihan wisata di Sarangan cukup ikonik, seperti berkuda dan naik speedboat. Untuk memastikan pengawasan pelayaran berjalan maksimal, petugas KSOP nantinya akan berkantor di Pos Pariwisata Sarangan sebagai bentuk kehadiran negara dalam menjaga keselamatan warga dan wisatawan,” ujarnya.
Penguatan pengawasan tersebut merujuk pada kebijakan Instruksi Menteri Perhubungan Nomor 3 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Keselamatan Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan yang menekankan peningkatan standar keselamatan transportasi perairan.
Menurut Subuh, sebagian besar operator speedboat di Telaga Sarangan telah memenuhi aspek legalitas pelayaran, termasuk kepemilikan dokumen kapal serta kompetensi pengemudi.
“Mayoritas operator sudah memiliki Pass Kecil dan Surat Keterangan Kecakapan Kapal (SKK). Ini menjadi modal penting dalam menjaga keselamatan wisata air,” katanya.
Selain pengawasan operasional kapal, KSOP juga merencanakan pemasangan rambu peringatan di sejumlah titik strategis di kawasan telaga. Upaya tersebut diharapkan dapat membantu pengemudi perahu maupun wisatawan memahami area yang memerlukan kewaspadaan.
KSOP juga menyoroti pentingnya menjaga kebersihan kawasan wisata. Salah satu rencana yang disiapkan adalah penambahan fasilitas tempat sampah di sekitar dermaga untuk menjaga kelestarian lingkungan Telaga Sarangan.
Sementara itu, Sekretaris Camat Plaosan, Wawan, yang mewakili Camat Plaosan dalam kegiatan tersebut, berharap sosialisasi keselamatan bagi pengemudi perahu dapat dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada sosialisasi saja. Para pengemudi speedboat diharapkan memanfaatkan kesempatan ini untuk memahami aturan keselamatan sehingga target zero accident atau nol kecelakaan di Sarangan bisa tercapai,” katanya.
Pemerintah daerah berharap peningkatan pengawasan dan edukasi keselamatan tersebut dapat memperkuat rasa aman bagi wisatawan yang menikmati aktivitas perahu wisata di Telaga Sarangan sekaligus menjaga reputasi kawasan itu sebagai salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Magetan. [fiq/beq]






