Surabaya (beritajatim.com) – Musisi asal Surabaya, Inungsky, kembali merilis karya terbarunya berjudul “Bawalah Aku”. Single bergenre pop alternatif ini dijadwalkan rilis pada 18 Januari 2026 dan akan tersedia di berbagai platform musik digital.
Lagu “Bawalah Aku” mengangkat tema kerinduan terhadap seseorang yang dicintai serta keinginan sederhana untuk tetap bersama, meski harus melewati jarak dan keraguan. Melalui lirik yang jujur dan emosional, pendengar diajak mengingat berbagai momen kebersamaan, mulai dari obrolan ringan, tawa, hingga pelukan di malam hari yang membekas dalam ingatan.
Pada bagian chorus, lagu ini menghadirkan permohonan tulus untuk dibawa pergi bersama orang yang dicintai, melampaui keraguan dan berjalan beriringan. Sementara pada bagian bridge, lagu ini menegaskan satu keinginan sederhana, yakni kehadiran dan ketenangan dari sosok yang sama.
Inungsky dikenal sebagai musisi perempuan asal Surabaya yang memainkan bass kidal, sesuatu yang masih cukup jarang ditemui di industri musik Indonesia. Perjalanan musiknya dimulai dari panggung ke panggung sebagai pemain band dan session player, hingga terlibat dalam berbagai proyek musik dan menjadi bagian dari Alffy and the True Friends.
Tak hanya itu, Inungsky juga beberapa kali tampil sebagai musisi pengiring bagi sejumlah penyanyi ternama, seperti Anji, Kobe, Feby Putri, hingga Eja Yang. Berbagai pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam membangun identitas musiknya sendiri.
Berangkat dari perjalanan tersebut, Inungsky kemudian memutuskan untuk menempuh karier solo agar dapat menyampaikan karya yang lebih personal dan jujur sesuai dengan karakter musiknya. Langkah ini ditandai dengan perilisan single “Langit Biru” dan “Bawalah Aku”, yang menghadirkan nuansa modern dengan lirik sederhana namun emosional.
“Sebagai pemain bass, saya terbiasa berada di balik layar dan mendukung cerita orang lain di atas panggung. Lewat proyek solo ini, saya ingin berbagi cerita saya sendiri. Bawalah Aku adalah tentang kerinduan yang sangat manusiawi—tentang keinginan untuk tetap bersama seseorang yang berarti,” ujar Inungsky.
Ia juga berharap karyanya dapat memberikan perspektif baru bahwa seorang pemain bass juga bisa menjadi pusat cerita dalam sebuah karya musik.
“Banyak orang mengenal bass sebagai instrumen pendukung, tapi bagi saya bass juga bisa menjadi ruang untuk bercerita. Lewat lagu-lagu ini, saya ingin menghadirkan sudut pandang yang lebih personal tentang perasaan, perjalanan, dan pengalaman yang saya alami,” tambahnya.
Single “Bawalah Aku” ditulis dan dikomposeri oleh Inungsky, dengan aransemen musik yang dikerjakan bersama Aji Alirahman, yang juga bertanggung jawab pada proses mixing dan mastering, serta Christian Salim sebagai executive producer. Lagu ini diharapkan dapat menjadi teman bagi pendengar yang sedang merindukan seseorang, mengenang kebersamaan, maupun memperjuangkan cintanya. [can/beq]






