Banyuwangi (beritajatim.com) – Selama dua hari angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Banyuwangi, Kamis (4-5/3/2026). Akibatnya, sejumlah pohon tumbang di 13 titik lokasi hingga mengakibatkan kemacetan lalu lintas.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Banyuwangi, Partana, mengatakan angin kencang yang terjadi mulai pukul 09.00 mengakibatkan belasan pohon tumbang di 13 titik.
Salah satunya pohon trembesi tumbang dan sempat mengganggu lalu lintas di ruas jalan nasional yang terjadi di jalur Kabat – Banyuwangi. “Jalur nasional sempat terganggu, buka tutup. Penanganan sudah kami lakukan, tidak sampai satu jam, tim berhasil membersihkan pohon tumbang tersebut,” ujar Partana.
Selain di wilayah jalan nasional Kabat-Banyuwangi, pohon tumbang juga terjadi di wilayah selatan Banyuwangi. Sebut saja di depan SMK Muhammadiyah Genteng, tiga pohon di depan Universitas Islam Ibrahimy, dan di jalur nasional Genteng – Jember. “Di Pesanggaran juga terjadi pohon tumbang. Tim sudah kami bagi untuk melakukan penanganan,” kata Partana.
Sehari sebelumnya, pada Rabu (4/3/2026), angin kencang juga terjadi disertai hujan lebat. Angin kencang dilaporkan terjadi di Desa Tegalsari, Desa Tegalrejo, dan Desa Dasri.
Partana mengatakan terjangan angin kencang menyebabkan 57 rumah warga di wilayah tersebut mengalami kerusakan, mulai dari kategori ringan hingga berat. Selain itu, akses jalan desa juga sempat terganggu. “Hujan lebat disertai angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang di Desa Tegalsari, sampai menutup akses jalan,” kata Partana.
Selain beberapa desa yang disebutkan, angin kencang yang terjadi pada malam hari juga melanda Desa Tamansari, Kecamatan Licin, mengakibatkan dua rumah rusak dan satu rumah tergenang air. “Hujan dengan intensitas lebat yang mengguyur membuat debit air di saluran permukiman naik,” tuturnya.
Partana menambahkan, sumbatan sampah rumah tangga, sampah kandang, dan potongan pohon bambu menyebabkan saluran tersebut meluap hingga air masuk ke dalam rumah warga.
“Di lokasi lainnya, angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang dan menimpa kabel telekomunikasi di Desa Jelun Barat. Dua pohon tumbang juga terjadi di ruas jalan menuju Kecamatan Rogojampi serta di ruas jalan Karangbendo,” tandasnya. [kun]






