Bondowoso, (beritajatim.com) – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Bondowoso pada Senin (2/3/2026) sore mengakibatkan meluapnya saluran drainase di kawasan Pasar Wonosari. Akibatnya, puluhan rumah warga di dua desa terendam banjir dengan ketinggian mencapai 30 hingga 50 sentimeter.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.30 WIB di Jalan Raya Situbondo, tepatnya di kawasan Pasar Wonosari, Desa/Kecamatan Wonosari.
Tak lama setelah kejadian, BPBD Kabupaten Bondowoso langsung menerjunkan tim ke lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan darurat.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya menerima laporan dari warga melalui WhatsApp pada pukul 19.00 WIB dan langsung bergerak cepat menuju lokasi.
“Penyebabnya adalah intensitas hujan yang tinggi serta kapasitas saluran drainase yang tidak mampu menahan debit air, sehingga meluap dan merendam rumah warga. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” ujar Kristianto, Selasa dini hari.
Dari hasil pendataan di lapangan, banjir merendam sebanyak 25 rumah di wilayah RT 25 dan RT 26 RW 8, Dusun Krajan Timur, Desa Wonosari. Selain itu, banjir juga berdampak pada lima rumah di Dusun Pasar RT 07, Desa Kapuran.
“Di Desa Wonosari, total ada 25 rumah yang terdampak. Rinciannya, 22 rumah di RT 25 RW 8 dan tiga rumah di RT 26 RW 8. Sementara di Desa Kapuran, ada lima rumah warga yang terendam,” jelas Kristianto.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Polres Bondowoso, Kodim 0822, PMI, relawan, serta pemerintah kecamatan dan desa setempat langsung bergerak melakukan berbagai upaya. Salah satu tindakan utama adalah membantu warga mengeluarkan air yang menggenang di dalam rumah.
“TRC-PB kami bersama relawan langsung melakukan penanganan, salah satunya dengan menyedot dan mengeluarkan air dari dalam rumah warga. Alhamdulillah, upaya ini membuahkan hasil. Pada pukul 21.02 WIB, air sudah berangsur surut. Ketinggian air saat ini tersisa sekitar 20-30 sentimeter dan terus menurun,” tambahnya.
Kristianto menambahkan, kendala di lapangan adalah cuaca yang masih belum mendukung dan jaringan internet yang kurang stabil. Meski demikian, situasi dan kondisi wilayah Bondowoso secara umum terpantau aman dan terkendali.
“Curah hujan di lokasi kejadian saat ini masih ringan. Kami akan terus memantau perkembangan situasi. Rombongan Forkopimda juga telah melakukan kunjungan langsung ke lokasi kejadian untuk memastikan penanganan berjalan optimal,” pungkas Kristianto. (awi/aje)






