Ngawi (beritajatim.com) – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk pengangkut telur ayam dan dump truk bermuatan tanah uruk terjadi di Jalan Raya Ngawi, Desa Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Kamis (26/2/2026). Insiden tragis yang berlangsung sekitar pukul 11.15 WIB ini mengakibatkan empat orang terjepit di dalam kabin kendaraan yang ringsek parah.
Korban terdiri dari sopir serta dua penumpang truk telur, ditambah seorang kenek dump truk yang sempat terjebak di tengah himpitan badan kendaraan. Petugas kepolisian dibantu warga sekitar melakukan evakuasi secara dramatis selama kurang lebih 30 menit hingga seluruh korban berhasil dikeluarkan dari lokasi.
Tiga korban dari truk pengangkut telur yang mengalami luka di bagian kaki dan tangan segera dilarikan ke Rumah Sakit Atin Husada Ngawi untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, kenek dump truk yang mengangkut tanah berhasil dievakuasi petugas lebih awal dalam kondisi selamat.
Kecelakaan bermula saat truk telur yang dikemudikan Dimas Axlino Diziana (22), warga Kelurahan Demangan, Kota Madiun, melaju kencang dari arah Kota Ngawi menuju Solo. Saat mencoba mendahului sejumlah kendaraan di depannya, muncul dump truk yang dikemudikan Joko Nurcahyo (35) melaju searah di depan truk telur tersebut.
Dump truk bermuatan tanah uruk tersebut mendadak berbelok ke arah kanan karena hendak masuk ke akses jalan desa setempat. Akibat jarak yang sudah terlalu dekat, truk pengangkut telur tidak sempat mengerem dan tabrakan keras pun tidak terhindarkan di badan jalan.
Salah seorang warga, Bambang Sulistyo, mengaku mendengar suara benturan yang sangat keras dari lokasi kejadian sebelum melihat kerumunan warga. “Saya tidak tahu persis kejadiannya, cuma terdengar benturan keras. Setelah itu ada empat orang yang terjepit di dalam kendaraan,” ujarnya.
Petugas Satlantas Polres Ngawi segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi IPTU Agus Harianto memastikan bahwa seluruh nyawa korban berhasil diselamatkan meskipun sempat mengalami kondisi kritis.
“Korban berhasil kita selamatkan semua. Sempat terjepit di dalam kendaraan. Kecelakaan terjadi saat truk pengangkut telur melaju dari timur ke barat, mendahului kendaraan lain dan menabrak dump truk yang belok ke kanan,” jelas IPTU Agus Harianto.
Proses evakuasi kedua kendaraan di jalur utama Ngawi–Solo sempat mengalami kendala teknis karena kondisi masing-masing truk yang dalam keadaan sarat muatan. Polisi terpaksa melakukan pengaturan arus lalu lintas secara intensif guna menghindari kemacetan panjang di area perbatasan Jawa Timur tersebut.
Kasus kecelakaan yang menyebabkan empat orang terluka ini kini berada di bawah penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Petugas mengimbau para pengguna jalan untuk selalu waspada dan menjaga jarak aman saat berkendara, terutama di jalur padat kendaraan besar. [fiq/beq]






