Bondowoso (beritajatim.com) – Akibat diguyur hujan dari siang hingga malam, Senin (23/2/2026), omzet pedagang di Bazar Ramadhan Bondowoso anjlok. Hal ini disebabkan sepinya pembeli datang.
Ketua Paguyuban PKL alun-alun RBA Ki Ronggo, Mujiati mendapat informasi itu dari para pedagang. “Ada penurunan pendapatan dari teman-teman pedagang hari ini,” ungkap Mujiati, Senin malam.
Pada cuaca normal, omzet pedagang berkisar antara Rp1juta hingga Rp2,5 juta per hari. Namun hari ini menurun drastis 50 sampai 80 persen. “Untuk dapat Rp500 ribu saja belum tentu,” sebutnya.
Berdasarkan data, panitia Bazar Ramadhan menyediakan 140 tenda. Dimana per tenda dipergunakan 2 unit usaha. Artinya total usahawan di bazar ramadhan mencapai 280 orang.
Dari jumlah itu, ada belasan pedagang yang hari ini memilih tidak berjualan. Mereka sudah memprediksi jika hujan akan berlangsung lama.
“Tapi mayoritas tetap berjualan walau siangnya hujan, karena mengharap banyak pembeli selepas tarawih,” bebernya.
Para pedagang mulai menata lapaknya sekitar pukul 13.00 WIB. Kemudian sudah melayani pembeli sejak pukul 15.00 hingga 22.00.
“Karena sepi, mungkin mereka tetap berjualan lewat dari jam 10 malam ini. Kalau harus pas jam 10 wajib tutup, kasihan,” nilainya. (awi/ian)






