Pamekasan (beritajatim.com) – Anggota DPR RI Dapil Jatim XI Madura, Hj Ansari menyampaikan beberapa peran krusial bagi kalangan insan pers, sekaligus menekankan peran strategis pers dalam pembangunan Madura, khususnya di kabupaten Pamekasan.
Hal tersebut disampaikan Hj Ansari dalam perayaan puncak Hari Pers Nasional (HPN) Ke-80 yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan, di Gedung Bakorwil IV Madura, di Jl Slamet Riyadi Nomor 1 Pamekasan, Senin (15/2/2026).
Dalam kesempatan tersebut, ia diplot sebagai Keynote Speaker dalam Talkshow Pentahelix bertajuk “Menguat Empat Pilar Demokrasi”. Tampak hadir Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman dan Sukriyanto, Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sejumlah rektor Perguruan Tinggi di Pamekasan, serta beberapa undangan lainnya.
Legislator perempuan Madura yang tercatat sebagai anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, juga memberikan sambutan hangat yang menyoroti pentingnya kolaborasi antara media dan pemerintah daerah. Bahkan ia juga menilai jika pers sebagai akselerator pembangunan.
“Media bukan sekedar penyampai informasi, tetapi mesin penggerak yang mampu mempercepat pembangunan melalui pemberitaan konstruktif, termasuk di empat kabupaten di Madura, khususnya di Pamekasan,” kata Hj Ansari.
Pihaknya menilai jika pers harus menjadi benteng melawan arus disinformasi yang harus dibarengi dengan peningkatan kompetensi. “Di tengah gempuran hoaks seperti saat ini, PWI harus selalu berpegang teguh pada Kode Etik Jurnalistik dan menjadi rujukan informasi yang valid bagi masyarakat,” ungkapnya.
“Pers adalah mata dan telinga pembangunan, tanpa kritik yang membangun dan informasi yang akurat dari rekan-rekan media, kemajuan Madura akan sulit kita akselerasi bersama. Sehingga kita harus selalu mendorong wartawan muda untuk terus meningkatkan kapasitas diri agar mampu bersaing di era digital yang serba cepat,” imbuhnya.
Selain itu kami juga sangat mengapresiasi pemilihan lokasi kegiatan yang dipusatkan di Bakorwil IV Madura. “Hemat kami, hal ini melambangkan semangat persatuan masyarakat Madura, khususnya dalam satu visi kesejahteraan di Pulau Madura, mulai dari Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep,” pungkasnya. [pin/but]






