Ngawi (beritajatim.com) – Seorang pengendara sepeda motor tewas di lokasi kejadian setelah terlibat kecelakaan dengan truk bermuatan tebu di Jalan Raya Ngawi–Bojonegoro, tepatnya di wilayah Desa Ngawi Purba, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Minggu (15/2/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang berkonsentrasi saat mendahului kendaraan lain.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah Bojonegoro menuju Kota Ngawi. Saat melintas di jalan tanjakan, korban nekat mendahului sejumlah kendaraan di depannya tanpa memperhatikan arus lalu lintas dari arah berlawanan.
Di saat bersamaan, dari arah Kota Ngawi melaju sebuah truk bermuatan tebu. Jarak yang terlalu dekat membuat sopir truk tak sempat menghindar hingga tabrakan keras pun tak terelakkan. Benturan tersebut mengakibatkan pengendara motor terpental dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Korban diketahui bernama Sugianto (44), warga Desa Majasem, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi. Kondisi sepeda motor korban rusak parah, sementara truk yang ditabrak mengalami kerusakan pada bagian depan.
Truk bermuatan sekitar 10 ton tebu itu dikemudikan Nanang Fuad (24), warga Desa Ngemplak Kidul, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Pati. Saat kejadian, sopir truk melaju sendirian menuju Bojonegoro.
“Motor itu mendahului kendaraan lalu langsung menabrak truk dari arah berlawanan. Korbannya meninggal di tempat,” ujar Andi Gunawan, warga setempat. Pernyataan serupa disampaikan Suyadi, saksi mata lainnya, yang menyebut korban melaju cukup kencang saat mendahului.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Dokter Soeroto Ngawi untuk keperluan visum. Sementara itu, kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan beserta sopir truk diamankan ke Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi guna penyelidikan lebih lanjut.
Polisi mengimbau pengendara agar selalu berhati-hati, meningkatkan konsentrasi, serta memastikan kondisi jalan aman sebelum mendahului kendaraan lain demi mencegah kecelakaan serupa. [fiq/but]






