Surabaya (beritajatim.com) – Madura United ditahan imbang tanpa gol oleh tuan rumah Persijap Jepara pada babak pertama laga yang digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (7/2/2026) malam.
Sejak menit awal, Madura United langsung mengambil inisiatif serangan dan menekan lini pertahanan Persijap. Dalam lima menit pertama, tim tamu sudah mendapatkan dua tendangan bebas di area berbahaya yang sempat merepotkan kiper Persijap, Sendri. Namun, belum ada peluang yang berbuah gol.
Persijap tidak tinggal diam. Tim tuan rumah berusaha keluar dari tekanan dengan meningkatkan intensitas pressing saat Madura United menguasai bola. Skema tersebut cukup efektif untuk memutus aliran serangan cepat tim tamu.
Peluang terbaik Madura United hadir pada menit ke-14. Kesalahan koordinasi di lini belakang Persijap membuat Diogo melakukan back pass terlalu keras ke arah Sendri. Bola sempat meluncur menuju gawang, namun masih melebar tipis di sisi kiri tiang.
Madura United tampil dengan formasi 3-5-2, mengandalkan Riquelme dan Lulinha sebagai ujung tombak. Permainan terbuka yang diterapkan membuat mereka unggul dalam penguasaan bola hingga 25 menit pertama. Sebaliknya, Persijap lebih banyak menunggu di area sendiri sambil mengandalkan serangan balik.
Meski mendominasi permainan, Madura United kesulitan menembus rapatnya pertahanan Persijap. Hingga menit ke-30, sejumlah upaya belum mampu menaklukkan Sendri. Beberapa pemain kunci seperti Riski dan Numberi mendapat penjagaan ketat sehingga ruang gerak mereka terbatas di sekitar kotak penalti.
Memasuki menit ke-35, tempo permainan Madura United mulai menurun. Kondisi ini dimanfaatkan Persijap untuk lebih sering menguasai bola dan membangun tekanan ke pertahanan tim tamu. Namun, upaya tersebut juga belum membuahkan peluang bersih.
Kesalahan umpan Madura United di fase menyerang beberapa kali memberi peluang bagi Persijap untuk berbalik menekan. Lima menit terakhir babak pertama berjalan dengan tempo yang lebih lambat, diwarnai duel lini tengah yang ketat.
Madura United memilih bermain lebih sabar di penghujung babak pertama. Pergerakan Iran Junior di lini tengah terus dikawal ketat pemain Persijap, membuat distribusi bola Laskar Sape Kerrab kurang berkembang.
Wasit memberikan tambahan waktu satu menit, namun hingga peluit akhir babak pertama dibunyikan, skor tetap 0-0. (faw/kun)






