Mojokerto (beritajatim.com) – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mentikan Prajurit Kulon yang berlokasi di Jalan Prapanca Cakarayam Gang 5. Kehadiran SPPG milik mitra Arwanto Arie ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita menegaskan bahwa MBG merupakan program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto yang bertujuan mencukupi kebutuhan gizi anak-anak Indonesia. Menurutnya, Kota Mojokerto mendapat kuota 17 SPPG agar seluruh anak bisa merasakan manfaat program tersebut secara merata.
“Selamat kepada Bapak Arwanto Arie atas berdirinya SPPG Mentikan. Panjenengan adalah mitra pemerintah yang ikut menyukseskan program makan bergizi gratis sekaligus berkontribusi menyiapkan generasi emas dari Kota Mojokerto. Semoga berjalan lancar, sukses, dan menjadi ladang jariah,” ungkapnya, Jumat (6/2/2026).
Ia menjelaskan, hingga saat ini Kota Mojokerto baru memiliki 11 SPPG yang beroperasi. Dengan bertambahnya SPPG Mentikan Prajurit Kulon, jumlahnya menjadi 12 unit, namun cakupan penerima manfaat program MBG masih belum sepenuhnya merata.
Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto ini menambahkan, lima SPPG lainnya akan segera berdiri. Tiga di antaranya akan dibangun di atas lahan milik Pemerintah Kota Mojokerto yang telah disiapkan di masing-masing kecamatan dengan pendanaan langsung dari Badan Gizi Nasional (BGN).
“Karena sampai saat ini baru 11 SPPG, maka belum 100 persen anak-anak Kota Mojokerto yang menerima manfaat dari makan bergizi gratis. Harapan kami dengan berdirinya SPPG ini, masih tersisa lima SPPG lagi yang akan segera beroperasi,” jelasnya.
SPPG Mentikan Prajurit Kulon tercatat sebagai SPPG ke-12 di Kota Mojokerto dengan cakupan 1.509 penerima manfaat dari jenjang TK hingga SMA. Penerima manfaat tersebut berasal dari tiga TK, empat SD, satu SMP, dan satu SMA.
Sementara itu, Kepala SPPG Mentikan, Gilang Fadjar menyampaikan bahwa ke depan cakupan penerima manfaat akan diperluas, termasuk bagi balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Saat ini, data awal menunjukkan terdapat 278 calon penerima manfaat tambahan yang akan dilayani secara bertahap sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
“Sementara penerima manfaat dari SPPG ini adalah anak-anak sekolah, selanjutnya akan diperluas kepada balita, ibu hamil, dan ibu menyusui apabila kami sudah mencapai SOP,” terangnya.
Dengan diresmikannya SPPG Mentikan Prajurit Kulon, diharapkan pemerataan program MBG di Kota Mojokerto semakin cepat terwujud. Selain itu, sinergi antara pemerintah dan mitra diharapkan terus terjalin untuk menyiapkan generasi Kota Mojokerto yang sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas. [tin/aje]






