Lumajang (beritajatim.com) – Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Haryoto menyampaikan hasil operasi terhadap seorang siswi MTsN 1 Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, yang sebelumnya diduga menjadi korban peluru nyasar.
Meski proses operasi sudah selesai dilakukan, pihak Rumah Sakit tidak dapat menyampaikan bahwa benda yang tertanam di paha kiri korban adalah sebuah proyektil peluru.
Sebelumnya, seorang siswi MTsN 1 Lumajang berinisial NS (14), warga Desa Lempeni, Kecamatan Tempeh, diduga menjadi korban peluru nyasar pada, Rabu (4/2/2026).
Korban saat itu terkena peluru nyasar ketika sedang bermain dengan teman-temannya saat jam istirahat di koridor gedung lantai dua sekolah.
Nahas, NS tiba-tiba merasa kesakitan pada paha bagian dalam sebelah kiri disertai dengan munculnya darah. Setelah diperiksa, terdapat luka diduga akibat tembakan peluru di bagian paha korban.
Plt Wakil Direktur Pelayanan RSUD dr Haryoto Lumajang dr Yanna Susanti mengatakan, proses operasi sudah dilakukan di hari yang sama setelah kejadian.
Saat itu, tim medis menemukan satu titik luka lubang berbentuk spiral dengan diameter 0 hingga 1 centimeter yang di dalamnya terdapat benda asing.
“Ternyata pada bagian luka ada benda asing, kami eksplorasi dilakukan operasi pengangkatan. Untuk lubangnya satu, lukanya dengan diameter setengah sampai satu centi,” terang Yanna, Jumat (6/2/2026).
Yana mengaku, tidak dapat menyebutkan jenis benda apa yang tertanam pada luka di bagian paha kiri korban.
Sebab, pihaknya hanya bertugas memberikan penanganan dari sisi medis dan perawatan kepada pasien.
“Jadi, di sini saya tidak bisa menyebutkan jenisnya, runcing atau tumpul, itu beda sesi. Kami di sini hanya kondisi medisnya, perawatan nya saja,” tambahnya.
Menurutnya, kondisi pasien sudah menunjukkan tanda-tanda pemulihan cukup signifikan pasca operasi.
“Kondisi pasien sangat baik, nyeri sudah berkurang dan sudah mulai bisa aktivitas seperti duduk aktif mandiri,” ungkap Yanna. [has/aje]






