Bondowoso (beritajatim.com) – Cuaca ekstrem berupa angin kencang menyebabkan sebuah pohon lapuk tumbang dan menimpa dapur rumah warga di Dusun Krajan RT 005, Desa Grujugan, Kecamatan Cermee, Kabupaten Bondowoso, Kamis, 22 Januari 2026.
Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso, Kristianto, menjelaskan kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Pohon yang tumbang diduga sudah lapuk sehingga tidak mampu menahan terpaan angin kencang.
“Pohon tumbang menimpa satu dapur milik warga atas nama Bapak Arsadin. Berdasarkan hasil asesmen, kerusakan tergolong ringan dan tidak ada korban jiwa,” ujar Kristianto saat dikonfirmasi, Kamis petang.

Kristianto mengatakan, BPBD Bondowoso menerima laporan kejadian dari masyarakat melalui pesan WhatsApp pada pukul 13.27 WIB. Setelah menerima laporan, tim Pusdalops bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD langsung menuju lokasi untuk melakukan asesmen dan koordinasi.
“Petugas melakukan asesmen di lokasi, sekaligus berkoordinasi dengan pihak Kecamatan Cermee, Pemerintah Desa Grujugan, Koramil Cermee, serta unsur masyarakat,” jelasnya.
Dalam penanganan kejadian tersebut, sejumlah pihak terlibat, di antaranya BPBD Bondowoso, Kecamatan Cermee, Koramil Cermee, Pemerintah Desa Grujugan, serta warga setempat. Hingga laporan ini disusun, tidak ditemukan kendala berarti di lapangan.
Menurut Kristianto, pembersihan pohon tumbang direncanakan akan dilakukan secara mandiri oleh keluarga terdampak dengan dibantu warga sekitar. Kondisi lokasi kejadian saat ini dinyatakan aman dan terkendali.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya angin kencang. Jika terdapat pohon yang sudah tua atau rawan tumbang di sekitar permukiman, segera laporkan agar bisa dilakukan langkah antisipasi,” tegasnya.
BPBD Bondowoso terus memantau perkembangan cuaca dan mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah. (awi/but)






