Pacitan (beritajatim.com) – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,5 kembali mengguncang wilayah Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, pada Kamis (22/01/2026) dini hari. Peristiwa alam ini tercatat terjadi saat mayoritas warga tengah terlelap, tepatnya pada pukul 01.32 WIB.
Berdasarkan data resmi BMKG, pusat gempa berada pada koordinat 10,27 Lintang Selatan dan 110,31 Bujur Timur. Titik episenter tersebut berjarak sekitar 248 kilometer di arah barat daya Pacitan dengan kedalaman 10 kilometer.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Pacitan, Yagus Triarso, mengonfirmasi bahwa guncangan tersebut sama sekali tidak dirasakan oleh masyarakat. “Gempa tidak dirasakan warga dan tidak menimbulkan dampak kerusakan,” ungkap Yagus, Kamis (22/1/2026).
Meskipun tidak terasa, data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Pacitan mengungkap frekuensi kegempaan yang sangat tinggi di awal tahun. Sejak 1 Januari 2026 hingga hari ini, tercatat sudah terjadi sebanyak 72 kejadian gempa di wilayah Kabupaten Pacitan.
Rentetan gempa tersebut mayoritas bersumber dari zona laut dalam dan tidak sampai memicu getaran yang bisa dideteksi indra manusia. Kendati demikian, tingginya angka statistik ini menjadi pengingat penting akan aktifnya zona tektonik di pesisir selatan Jawa Timur.
Pihak BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pacitan tetap menjadi fokus pemantauan ketat karena posisinya yang berada di kawasan rawan bencana gempa bumi nasional.
“Masyarakat diharapkan selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG,” tutur Yagus menekankan pentingnya merujuk pada sumber berita yang valid. Warga juga disarankan untuk mulai membiasakan diri dengan simulasi penyelamatan diri guna meningkatkan kesiapsiagaan mandiri.
Selain itu, pengecekan berkala terhadap kelayakan struktur bangunan rumah sangat disarankan bagi warga yang tinggal di kawasan pesisir. “Kami juga mengimbau warga untuk memastikan bangunan rumah aman dan mengetahui langkah-langkah penyelamatan diri,” tutupnya. [tri/beq]






