Mojokerto (beritajatim.com) – PS Mojokerto Putra (PSMP) berhasil menahan imbang Perseba Bangkalan tanpa gol pada laga perdana babak 16 besar Grup KK Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur. Pertandingan tersebut digelar di Stadion Jember Sport Garden (JSG), Kabupaten Jember, Senin (19/1/2026).
Meski tidak diunggulkan, tim berjuluk Laskar Majapahit ini tampil berani dan mampu mengimbangi permainan Perseba yang disebut memiliki persiapan lebih matang. Sejak babak pertama hingga babak kedua, PSMP bahkan beberapa kali mampu menekan pertahanan lawan dan menciptakan sejumlah peluang.
Pelatih PSMP, Denny Rumba mensyukuri hasil imbang tersebut meski menilai timnya seharusnya bisa meraih kemenangan. “Kita syukuri hasil laga perdana ini. Kita tahu persiapan lawan seperti apa, mereka sudah berapa bulan mempersiapkan tim. Sementara kita tidak diunggulkan, banyak yang meremehkan,” ungkapnya.
Namun, lanjutnya, kenyataannya di lapangan, anak asuhnya bisa mengurung lawan dari babak pertama sampai babak kedua. Ia menambahkan, tim kebanggaan masyarakat Kabupaten Mojokerto ini memiliki banyak peluang namun belum mampu dikonversi menjadi gol.
“Peluang banyak, cuma tidak terjadi gol. Alhamdulillah kita syukuri hasil 0-0 ini. Seharusnya bisa menang tadi. Meski begitu, hasil imbang ini tetap menjadi modal berharga untuk laga berikutnya. Dari tiga tim di Grup KK, Perseba memang yang paling perlu diwaspadai,” katanya.
Menatap laga kedua menghadapi tuan rumah, Persid Jember pada, Rabu (21/1/2026), Denny menegaskan timnya tetap optimistis namun tidak akan meremehkan lawan. Dari sisi kondisi pemain, Denny memastikan tidak ada pemain yang mengalami cedera. Namun, terdapat beberapa pemain yang harus absen karena akumulasi kartu.
“Kita optimis di laga kedua, tapi tidak boleh meremehkan siapapun. Di babak 16 besar ini semua lawan berat dan harus diantisipasi. Sementara tidak ada yang cedera, hanya ada pemain yang akumulasi kartu. Yang diturunkan di laga kedua pasti berbeda, iya karena ada akumulasi kartu,” tegasnya.
Jadwal pertandingan yang berdekatan membuat PSMP hanya fokus pada pemulihan kondisi pemain. Denny menyebut tidak ada sesi latihan tambahan jelang laga kedua. PSMP menargetkan kemenangan di laga kedua demi menjaga peluang lolos ke babak 8 besar.
“Recovery satu hari, sudah tidak ada latihan lagi. Kita main lagi. Ini sepak bola, kita jalani saja. Bagaimana caranya anak-anak bisa fresh. Lapangan licin, konstruksi tanahnya licin, rumputnya jarang-jarang tapi tidak berlubang. Rabu kita main sore lebih enak. Targetnya harus menang. Kita harus menang dua kali untuk bisa lolos ke babak 8 besar,” pungkasnya. [tin/aje]






