Malang (beritajatim.com) – General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menghormati keputusan pelatih Marcos Santos yang meminjamkan M Rafli ke klub lain demi mengejar menit bermain. Sebab, peminjaman ini demi kebaikan tim dan pemain.
“Secara objektif, manajemen menilai Rafli adalah pemain berdedikasi tinggi, disiplin, dan memiliki orientasi yang baik dalam mengevaluasi penampilannya. Kini dia sedang fokus untuk selalu mengontrol performanya, baik secara teknik maupun asupan nutrisi gizi,” kata pria yang akrab disapa Inal itu, Senin, (5/1/2025).
Inal menepis anggapan bahwa keputusan peminjaman M Rafli karena tekanan eksternal atau kritik suporter. Dia menyebut, Rafli memiliki mental baja dalam menyikapi kritik sebagai pemain profesional.
“Rafli tipe pemain yang memiliki mental bagus dalam menyikapi berbagai kritik dan memiliki solusi yang bijak untuk evaluasi demi perbaikan performanya,” kata Inal
Inal menuturkan bahwa Rafli adalah pemain profesional. Dia menilai kritik itu sangat penting untuk menata performa pemain agar lebih maksimal. Meskipun manajemen mengaku berat melepasnya, langkah peminjaman ini dinilai paling bijak demi masa depan kariernya di kompetisi sepak bola Indonesia.
“Harapan kami, semua pihak agar bijak dan objektif dalam memberikan penilaian, bahwa hasil positif dan negatif sebuah pertandingan adalah hasil perjuangan kolektivitas tim dan atas instruksi serta arahan jajaran tim pelatih. Kami optimis Rafli kemanapun dia bermain akan berdedikasi tinggi karena dibekali attitude yang baik dan profesional,” kata Inal.
Inal mengatakan Arema FC dengan tulus mengucapkan terima kasih atas kontribusi Rafli. Dia menegaskan bahwa pintu klub akan selalu terbuka baginya.
“Status Rafli dipinjamkan ke klub lain karena dia pemain yang masih terikat kontrak resmi dengan Arema FC dan masih punya masa depan yang baik,” ujar Inal.
Pelatih Kepala Arema FC, Marcos Santos menyebut keputusan peminjaman murni didasari oleh kebutuhan pemain untuk terus berkembang. Karena cukup sulit bagi M Rafli jika tetap berada di bangku cadangan Arema. Dia yakin M Rafli akan berkembang jika mendapat banyak menit bermain di tim lain.
“Rafli telah memainkan peran penting dalam sejarah Arema FC baru-baru ini. Melalui dedikasi, profesionalisme, dan komitmen yang kuat kepada klub, Rafli secara konsisten menunjukkan rasa hormat kepada lambang klub dan kepada para pendukung, berkontribusi baik di dalam maupun di luar lapangan,” ujar Marcos.
Marcos menilai Rafli mempunyai loyalitas yang tinggi bersama Arema FC. Rafli sendiri telah bergabung bersama Arema FC sejak 2017. Rafli dibawa oleh Aji Santoso saat masih menjadi pelatih kepala di musim 2017. Selama 8 tahun berbaju Arema FC, Rafli pernah merasakan gelar juara Piala Presiden.
“Selama waktunya bersama Arema FC, Rafli menunjukkan tanggung jawab dan loyalitas terhadap proyek klub, membantu tim di momen-momen penting dan menjaga sikap positif dalam skuad. Etos kerja dan karakternya selalu dihargai oleh staf pelatih, manajemen, dan para penggemar,” ujar Marcos.
Marcos mengatakan, realitas kompetisi menuntut keputusan strategis. Dia telah mempertimbangkan secara matang untuk meminjamkan Rafli ke klub lain. Dengan potensi yang dimiliki dia ingin Rafli menjadi penyerang haus gol dikemudian hari.
“Saat ini, karena meningkatnya persaingan dalam skuad dan terbatasnya kesempatan bermain, klub percaya bahwa keputusan terbaik adalah mengizinkan Rafli bergabung dengan klub lain dengan status pinjaman. Sehingga ia dapat memperoleh menit bermain reguler dan melanjutkan pengembangan profesionalnya,” ujar Marcos. (luc/ian)






