Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC membawa pulang 1 poin usai bermain imbang 2-2 menghadapi tuan rumah Arema FC pada lanjutan Super League bertajuk Derby Jawa Timur, di Stadion Kanjuruhan, Malang, Selasa (23/12/2025).
Pada laga tersebut, Laskar Sape Kerrab sangat berambisi meraih poin guna memperbaiki posisi mereka di tangga klasemen. Sekalipun mereka tahu jika target tersebut relatif berat, terlebih mereka berunding di markas lawan.
Bahkan sejak awal laga, mereka justru tampil tertekan seiring dengan agresivitas permainan yang ditunjukkan pemain tuan rumah, Singo Edan. Apalagi mereka tampak grogi ketika mendapatkan bola dan harus kembali dikuasi oleh pemain lawan.
Kondisi tersebut berlangsung hingga menit 30′, di mana tim kebanggaan suporter Madura Bersatu, justru tampil tertekan sepanjang pertandingan. Sekalipun mereka sempat memegang kendali, namun justru tidak berlangsung lama, dan laga pun didominasi pemain Arema.
Terlebih pada menit 37′, Arema FC berhasil memecah kebuntuan berkat gol Mohammad Iksan Lestaluhu meneruskan umpan Valdeci Silva. Beruntung sebelum laga usai, Lulinha berhasil menyamakan skor meneruskan umpan Ahmad Noviandani pada menit 43′. Skor 1-1 bertahan hingga 45′ menit interval pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Pelatih Madura United, Carlos Periera mencoba melakukan rotasi pemain dengan memasukkan Novan Setya Sasongko. Rotasi tersebut relatif tepat, sebab Lulinha kembali mampu mencetak gol meneruskan umpan Ahmad Noviandani pada menit 53′. Arema 1-2 Madura United.
Namun skor tersebut tidak berlangsung lama, sebab Arema justru sukses mengejar gol melalui aksi Mohammad Iksan Lestaluhu pada menit 61′, sekaligus membuat laga kembali imbang 2-2 untuk kedua tim.
Skor tersebut membuat kedua tim mulai waspada dan tampil hati-hati, sekalipun kedua tim terus berupaya mencari celah untuk kembali menambah gol. Sayang berbagai upaya termasuk perubahan strategi permainan dari kedua tim, tidak kunjung membuahkan hasil, hingga akhirnya skor 2-2 bertahan hingga peluit akhir. [pin/but]






