Mojokerto (beritajatim.com) – Bupati Mojokerto menyerahkan secara simbolis bantuan kain seragam Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) Tahun 2025 kepada siswa SDN Banjaragung I Kecamatan Puri dan SMPN 1 Sooko Kecamatan Sooko, Selasa (9/12/2025). Program BOSDA Tahun 2025 ini menjangkau seluruh siswa SD dan SMP di Kabupaten Mojokerto.
Dengan total penerima mencapai 21.722 siswa, dengan rincian SD Negeri sebanyak 10.469 siswa. Masing-masing menerima seragam merah putih, batik, dan pramuka. SMP Negeri sebanyak 8.604 siswa, mereka menerima seragam putih biru, batik, dan pramuka. SMP Swasta sebanyak 2.649 siswa menerima seragam batik dan celana biru.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Yo’ie Afrida dalam laporannya menegaskan bahwa BOSDA 2025 merupakan bagian dari agenda besar transformasi digital pendidikan yang telah dimulai sejak 2023. Bantuan seragam ini bukan hanya bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar siswa.
“Tetapi menjadi bagian dari strategi menyeluruh untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Transformasi digital sudah kita jalankan melalui pengadaan Chromebook, jaringan fiber optik, papan interaktif, hingga program Kandidat Sekolah Rujukan Google. Tahun 2025, pemanfaatan IFP menjadi fokus utama agar pembelajaran lebih interaktif dan sesuai era digital,” jelasnya.
Yo’ie menambahkan bahwa pemerintah daerah tidak hanya berfokus pada penyediaan sarana, tetapi juga peningkatan kompetensi guru. Pihaknya menargetkan 75 persen pendidik di Kabupaten Mojokerto mahir teknologi digital. Didukung pelatihan, sertifikasi, dan fasilitas melalui BOSDA, pihaknya optimis kualitas pendidikan di Kabupaten Mojokerto semakin maju.
Sementara itu, Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra menyampaikan rasa syukur dapat melihat langsung proses pembelajaran di SMPN 1 Sooko yang telah memanfaatkan teknologi digital, khususnya Interactive Flat Panel (IFP). “Dengan IFP, suasana kelas menjadi lebih hidup dan sesuai perkembangan zaman,” katanya.
Ia menegaskan bahwa pemberian seragam BOSDA bertujuan memberikan kenyamanan belajar dan meningkatkan motivasi siswa. Pemberian seragam kepada 8.604 siswa SMP Negeri dan 2.649 siswa SMP swasta, serta seluruh siswa SD Negeri, pihaknya berharap menumbuhkan semangat belajar dan menjadi bagian dari upaya mendorong mereka meraih cita-cita.
Program BOSDA 2025 dan pemanfaatan teknologi pembelajaran diyakini mampu memperkuat kualitas pendidikan di Kabupaten Mojokerto. Kehadiran seragam baru juga diharapkan membuat siswa lebih percaya diri dan fokus dalam menempuh pendidikan.
Dengan dukungan fasilitas digital, penguatan kompetensi guru, dan pemenuhan kebutuhan dasar siswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan yang merata, modern, dan berdaya saing di era transformasi digital. [tin/suf]






