Jakarta (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya berhasil memetik satu poin usai bermain imbang 1-1 dalam pertandingan tunda Super League lawan PSM Makassar di Stadion B.J. Habibie, Kota Parepare pada Sabtu (6/12/2026) malam.
Babak Pertama
PSM membuka keunggulan cepat lewat gol Savio Roberto pada menit kedelapan. Berawal dari tendangan bebas yang dieksekusi Victor Luiz, bola liar berhasil dimanfaatkan Savio untuk menaklukkan Ernando Ari. Meski sempat diprotes pemain Persebaya, wasit tetap mensahkan gol tersebut.
Namun keunggulan itu hanya bertahan empat menit. Persebaya langsung membalas melalui Bruno Moreira yang menyelesaikan umpan Francisco Rivera dengan tembakan terukur, membuat skor kembali imbang 1-1.
Setelah gol balasan tersebut, ritme permainan meningkat drastis. Kedua tim saling menekan dan beberapa peluang tercipta, baik dari serangan cepat maupun bola mati. Persebaya sempat membuka peluang awal lewat Gali Freitas, sementara PSM terus mencoba memanfaatkan skema set-piece.
Pertandingan kemudian dihentikan sementara pada menit ke-20 setelah benturan keras antara Savio Roberto dan Rachmat Irianto saat duel udara. Savio bisa melanjutkan pertandingan, sedangkan Rachmat harus mendapat perban di kepala sebelum kembali bermain.
Keadaan semakin panas memasuki akhir babak pertama. Benturan, pelanggaran, hingga aksi tarik-menarik mewarnai jalannya laga. Insiden di area kotak penalti pada masa injury time membuat wasit harus mengeluarkan kartu kuning untuk Aloisio Neto dan Mihailo Perovic.
PSM sempat menekan bertubi-tubi jelang turun minum, tetapi serangan mereka berhasil diamankan oleh Ernando Ari. Babak pertama pun ditutup dengan kedudukan tetap 1-1, mencerminkan duel sengit penuh benturan dan dominasi bergantian.
Babak Kedua
Memasuki babak kedua, tempo permainan sedikit menurun dibanding babak pertama, namun serangan kedua tim tetap bergantian. Persebaya beberapa kali mendapat peluang lewat tendangan bebas dan sepak pojok, namun pertahanan PSM tampil disiplin.
Menit 48, Persebaya melakukan beberapa serangan cepat, termasuk benturan antar pemain di area luar dan dalam kotak penalti. Beberapa pemain sempat tergeletak, memaksa wasit berhenti sementara dan memeriksa kondisi mereka, sambil berkomunikasi dengan ruang VAR.
Pertandingan dilanjutkan pada menit 52, Persebaya mendapat tendangan bebas dari sisi kanan. Gali Freitas mengambil eksekusi, namun PSM sudah menyiapkan tiga pagar hidup. Bola berhasil dihalau dan dikembalikan ke tengah lapangan.
Menit 53, tendangan bebas Persebaya berikutnya diambil Francisco Rivera. Umpan panjang diarahkan ke depan gawang, tetapi kembali diblok oleh barisan pertahanan PSM. Persebaya kemudian mendapat sepak pojok pada menit 55, namun PSM kembali berhasil merebut bola dan melancarkan serangan balik cepat.
PSM Makassar mencoba memanfaatkan ruang lewat Dejan Tumbas pada menit 56 dengan tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti, namun bola masih melebar. Tekanan bergantian terjadi hingga menit 63, di mana PSM mendapat empat tendangan sudut beruntun, namun setiap peluang berhasil dipatahkan pertahanan Bajul Ijo.
Menit 74, Persebaya kembali mendapat tendangan bebas dekat kotak penalti, diambil Francisco Rivera, namun masih bisa dibendung kiper PSM. Tensi semakin meningkat di menit 79, ketika PSM mendapat tendangan bebas ideal di depan kotak putih. Tendangan Alex Tanque hampir membuahkan gol, tapi berhasil diblok pertahanan Persebaya.
Insiden memanas terjadi pada menit 85. Milos Raickovic terlihat emosi dan mencoba menyerang pemain PSM, memicu intervensi beberapa pemain. Wasit menindak Akbar Tanjung dan Raickovic, sempat mengeluarkan kartu merah bagi Akbar, namun setelah review VAR, kartu merah dianulir menjadi kartu kuning.
Meski beberapa peluang terakhir tercipta, baik PSM maupun Persebaya gagal menambah gol. Tendangan bebas PSM pada menit 92 oleh Neto Soares masih melambung. Skor 1-1 bertahan hingga peluit akhir. (faw/kun)






