Surabaya (beritajatim.com) – Sempat unggul lebih dulu, Persebaya Surabaya dipaksa bermain imbang 1-1 oleh Bhayangkara Presisi Lampung FC. Laga pekan ke-14 Super League 2025/2026 ini berlangsung di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Lampung pada Jumat (28/11/2025) sore.
Pertandingan dibuka dengan tempo tinggi. Bhayangkara FC langsung menghujani pertahanan Persebaya lewat serangan cepat dan situasi bola mati. Dua peluang pada menit kedua tak berbuah gol, termasuk sepakan Dendy Sulistyawan yang melenceng. Tekanan tuan rumah berlanjut hingga menit kelima, memaksa lini belakang Persebaya bekerja keras menahan gempuran.
Persebaya mencoba keluar dari tekanan lewat serangan sporadis. Namun usaha Bruno Moreira yang dilanggar Lautaro Bellegia pada menit ke-13 hanya menghasilkan kartu kuning untuk gelandang Bhayangkara. Serangan balasan kedua tim kemudian bergantian muncul, tetapi penyelesaian akhir masih jauh dari optimal. Peluang terbaik Persebaya datang dari sepakan Milos Raickovic pada menit ke-15 yang melambung tipis di atas mistar.
Laga memanas pada menit ke-31 setelah wasit meninjau VAR atas sikutan Slavko Damjanovic kepada Leo Lelis. Damjanovic diganjar kartu kuning, disusul kartu kuning untuk Ilija Spasojevic di bangku cadangan karena protes berlebihan. Bhayangkara terus menekan hingga jelang jeda, tetapi dua penyelamatan krusial Ernando Ari membuat babak pertama berakhir tanpa gol.
Memasuki babak kedua, Persebaya tampil lebih agresif. Bruno Moreira hampir memecah kebuntuan pada menit ke-49, namun tendangannya masih melebar. Duel semakin panas setelah insiden injakan Fareed Sadat kepada Rachmat Irianto yang berujung tinjauan VAR. Sadat lepas dari kartu merah dan hanya menerima kartu kuning.
Persebaya kembali mendapatkan peluang emas menit ke-54 lewat kombinasi Malik Risaldi dan Catur Pamungkas, tetapi penjaga gawang Bhayangkara mematahkan ancaman itu. Laga sempat tertunda beberapa menit pada menit ke-66 akibat kekeliruan jumlah pemain Bhayangkara saat proses pergantian, sebelum pertandingan dilanjutkan usai Christian Ilic resmi keluar digantikan Stjepan Plazonja.
Gol yang ditunggu Persebaya akhirnya lahir pada menit ke-82. Serangan cepat dari Milos Raickovic mengarah kepada Catur Pamungkas, sebelum bola bergulir liar dan mengenai Aqil Savic setelah upaya sapuan Putu Gede. Bola masuk ke gawang sendiri dan mengubah papan skor menjadi 0-1 untuk Persebaya.
Tertinggal, Bhayangkara meningkatkan intensitas serangan. Serangan demi serangan digulirkan hingga akhirnya mereka menyamakan kedudukan pada menit ke-98. Lemparan jauh Plazonja disambar sundulan Dendy Sulistyawan yang tak mampu dibendung Ernando Ari. Gol tersebut memaksa Persebaya kehilangan keunggulan di penghujung laga.
Tambahan waktu mencapai sepuluh menit membuat tensi pertandingan tak mereda. Bhayangkara mendapatkan sejumlah peluang berbahaya, termasuk tendangan bebas pada menit ke-105, namun Ernando tampil sigap menjaga gawangnya. Sampai peluit panjang dibunyikan, kedua tim harus puas berbagi angka dengan skor 1-1. (faw/but)






