Surabaya (beritajatim.com) – Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 di SMP Al Falah Deltasari, Sidoarjo disulap menjadi ajang adu gagasan dan inovasi. Para pendidik bersaing dalam Lomba Karya Tulis Guru bertema “Inspire, Innovate, Celebrate.”
Lomba ini memamerkan refleksi mendalam guru, mulai dari kisah perjuangan hingga inovasi pembelajaran. Hasilnya, melahirkan tiga karya unggulan di kategori cerpen, puisi, dan esai.
Di kategori Esai, Yulda Cahyaning Utami, S.Pd., sukses menjadi juara pertama. Ia membuktikan transformasi guru PKN di era disrupsi.
Judul esainya, “Mengajar dengan Hati, Menyulut Inovasi dengan Teknologi: Transformasi Guru PKN di Era Disrupsi.”
Sementara itu, kisah reflektif seorang pendidik mendominasi kategori fiksi. Muh. Anshor, S.Sos., M.Pd., merebut Juara 1 Cerpen lewat karyanya “Kejutan dari Anak Paling Pendiam.”
Cerpen ini menyoroti bagaimana seorang guru mampu “mendengar diam” dan membangkitkan semangat siswa tertutup.
Tak kalah mengharukan, Rochma Wahyu S. W. Lestari, S.Pd., memenangi kategori Puisi. Puisinya, “Yang Tak Sengaja Menjadi Rumah,” membingkai sosok guru sebagai pelindung dan lambang kehangatan di tengah rapuhnya zaman.
Kepala SMP Al Falah Deltasari, Gatot Purwanto, Gr., S.Sos., mengapresiasi tinggi kiprah para guru. “Setiap karya adalah lentera, setiap guru adalah pahlawan sejati,” ujar Gatot, Rabu (26/11/2025).
Ia menambahkan bahwa para guru telah membuktikan bahwa ilmu, kasih, dan inovasi adalah kunci menuju kemuliaan pendidikan.
Ajang ini diharapkan menjadi sumber motivasi baru. Guru SMP Al Falah Deltasari membuktikan semangat untuk menginspirasi dan berinovasi terus menyala, meretas jalan masa depan pendidikan Indonesia.
Berikut adalah para pemenang Lomba Karya Tulis Guru SMP Al Falah Deltasari:
Kategori Cerpen
-Juara 1: Muh. Anshor, S.Sos., M.Pd. – “Kejutan dari Anak Paling Pendiam”
– Juara 2: Murtiningsih, S.Pd. – “Klinik”
– Juara 3: Aris Dwi Pambudi, S.Sn. – “Sang Pembawa Pelita Harapan”
Kategori Puisi
-Juara 1: Rochma Wahyu S. W. Lestari, S.Pd. – “Yang Tak Sengaja Menjadi Rumah”
– Juara 2: Tatik Farikhah, S.Pd. – “Guru Al Falah Penuntun Jalan Umat”
– Juara 3: Wahyuningsih, S.Pd., M.Psi. – “Perjuangan yang Tak Pernah Usai”
Kategori Esai
– Juara 1: Yulda Cahyaning Utami, S.Pd. – “Mengajar dengan Hati, Menyulut Inovasi dengan Teknologi: Transformasi Guru PKN di Era Disrupsi”
– Juara 2: Sri Susilowati, S.Pd. – “Membuka Pintu Rasa Ingin Tahu Siswa Melalui Pembelajaran IPA.” [ipl/ian]






