Madiun (beritajatim.com) – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Selasa (18/11/2025), memicu terjadinya tanah longsor di Dusun Kandangan, Desa Kare. Material longsor menutup total akses jalan penghubung Kandangan–Ngebel (Ponorogo), membuat arus lalu lintas tidak dapat melintas.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, setelah sebelumnya hujan deras turun sejak pukul 13.00 WIB. Tak lama setelah laporan masyarakat diterima, personel BPBD Kabupaten Madiun langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan assessment dan penanganan awal.
Plt Kalaksa BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, tim gabungan segera diterjunkan untuk memastikan kondisi di lapangan serta melakukan upaya evakuasi material longsor.
“Begitu laporan masuk, tim siaga langsung menuju lokasi. Saat tiba, akses jalan sudah tertutup total oleh material longsor. Kami lakukan assessment cepat dan langsung melaksanakan evakuasi bersama unsur gabungan,” ujar Boby, Selasa sore (18/11/2025).
Upaya penanganan dilakukan oleh BPBD Kabupaten Madiun bersama TNI, Polri, pemerintah desa, dan warga setempat. Evakuasi awal difokuskan pada pembukaan jalur agar akses antarwilayah kembali normal.
“Saat ini pembersihan masih berlangsung. Kami mengimbau warga agar tetap waspada, mengingat intensitas hujan masih cukup tinggi dan potensi longsor susulan bisa terjadi,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, proses penanganan masih terus dilakukan. Tidak ada laporan korban jiwa, namun BPBD meminta masyarakat yang melintas di jalur perbukitan Kare–Ngebel untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras. (rbr/kun)






