Surabaya (beritajatim.com) – Deltras FC gagal mencuri poin pada laga tandang melawan Barito Putra di Stadion Demang Lehman, Kalimantan Selatan, Minggu (16/11/2025). The Lobster harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor tipis 1-0 lewat gol Renan Alves pada menit ke-75.
Pelatih Deltras FC, Widodo Cahyono Putro, menilai pertandingan berlangsung seru dan ketat. Pada babak pertama, Deltras mampu menguasai permainan meski Barito Putra juga mampu menciptakan peluang berbahaya.
“Di babak pertama kami bisa menguasai permainan, dan Barito juga punya peluang. Di babak kedua saya sudah bilang ke pemain bahwa pasti ada perubahan dari Barito. Saya lihat Renan naik ke depan dan sudah saya instruksikan untuk antisipasi, tapi kebetulan Renan bisa cetak gol,” ujar Widodo.
Widodo menyebut kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi tim.
“Saya berharap pemain tidak frustrasi atau putus asa dengan hasil hari ini karena masih ada pertandingan berikutnya,” katanya.
Meski kalah, pelatih asal Cilacap itu tetap mengapresiasi kerja keras para pemain. Ia juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan karena kini pertandingan sudah menggunakan teknologi VAR.
“Tentu ada pelajaran bagi pemain bahwa sekarang sudah memakai VAR, jadi pemain harus benar-benar berhati-hati,” tegasnya.
Sementara itu, kiper Deltras, Panggih Prio, mengakui laga berjalan ketat dan menyesali gol yang bersarang ke gawangnya.
“Kami kebobolan satu gol, menurut saya saat itu saya kurang siap mengantisipasi. Tapi kami akan perbaiki untuk pertandingan selanjutnya,” ujarnya.
Ini menjadi kekalahan kedua Deltras dari Barito Putra dengan skor identik 1-0, setelah sebelumnya tumbang di putaran pertama. Selain pulang tanpa poin, Deltras juga harus kehilangan satu pemain, Ahmad Wahyudi, yang dipastikan absen melawan PSS Sleman karena kartu merah. (way/but)






