Sleman (beritajatim.com) – Pertandingan PSBS Biak lawan Persebaya Surabaya berakhir dengan skor 0-0, Jumat (24/10/2025) sore di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Partai pekan kesepuluh Super League 2025/2026 ini diwarnai dengan tiga kartu merah, di mana dua di antaranya untuk pemain Persebaya, Leo Lelis dan Mikael Tata.
Babak Pertama
Sejak menit awal, laga sudah berlangsung menegangkan. Kiper Persebaya, Ernando Ari, hampir membuat blunder saat menerima umpan balik, namun sepakan pemain PSBS yang memanfaatkan kesalahan itu melambung di atas mistar.
Persebaya memiliki peluang emas di menit kesebelas melalui Mihailo Perovic yang menerima umpan Francisco Rivera, tetapi bola terlalu deras untuk dijangkau. PSBS hampir unggul lewat peluang Mohcine Hassan Nader di menit ke-18, namun dapat digagalkan Ernando.
Kesalahan hampir terjadi lagi pada menit ke-24 ketika sapuan Leo Lelis nyaris menjadi gol bunuh diri. Setelah itu, PSBS mulai tampil lebih menyerang dan membuat Persebaya kesulitan menguasai permainan.
Petaka datang bagi Persebaya ketika Leo Lelis mendapat kartu merah menit ke-32 langsung setelah melanggar Hassan Nader. Kondisi ini memaksa pelatih mengganti Toni Firmansyah dengan Mikael Tata untuk menambah kekuatan lini pertahanan.
Namun situasi semakin buruk setelah Mikael Tata menerima kartu kuning kedua pada menit ke-44. Bermain dengan sembilan pemain, Persebaya nyaris dibobol Ruyery Blanco pada masa injury time, tetapi bola masih mengenai mistar. Skor 0-0 bertahan hingga jeda.
Babak Kedua
Persebaya merombak komposisi lini depan dengan memasukkan Oktafianus Fernando dan Malik Risaldi. Mereka menggantikan Gali Freitas dan Mihailo Perovic pada menit ke-58.
Sebaliknya, PSBS memasukkan pemain dengan karakter menyerang, yakni Samuel Gwijangge untuk menggantikan gelandang bertahan Nelson Alom pada menit ke-60.
Melalui serangan balik, Malik Risaldi mengancam gawang PSBS Biak pada menit ke-69. Namun tendangannya terlalu lemah sehingga mudah diantisipasi Kadu, kiper PSBS.
Semenit berselang, PSBS mengancam melalui sundulan Hassan Nader dan sepakan Ruyery Blanco. Heading Nader dalam ditepis Ernando. Sedangkan tendangan Blanco masih melebar.
Laga ini semakin panas setelah bek PSBS, Nurhidayat Haji Haris mendapatkan kartu kuning kedua setelah melanggar Francisco Rivera pada menit ke-76. Kartu merah itu membuat PSBS harus bermain dengan sepuluh orang.
Ernando Ari tampil sangat solid sepajang babak kedua ini. Berulang kali kiper kelahiran Semarang itu membendung gempuran pemain PSBS. Salah satunya memblok sepakan on target Kevin Lopez pada menit ke-86.
Tak banyak upaya yang bisa dilakukan Persebaya sepanjang babak kedua. Selain bertahan, Bajul Ijo juga sesekali menyerang. Hanya saja, gol yang dinanti masih sulit untuk digapai. Skor 0-0 bertahan hingga laga usai. (faw/kun)






