Surabaya (beritajatim.com) – Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur resmi menetapkan jadwal pelaksanaan Liga 4 Jawa Timur 2025.
Kompetisi sepak bola amatir tersebut akan bergulir mulai 7 Desember 2025 hingga 15 Februari 2026 mendatang.
Wakil Ketua Asprov PSSI Jatim, Amir Burhannudin, menjelaskan bahwa seluruh peserta telah ditentukan melalui workshop yang digelar beberapa waktu lalu.
Dalam kegiatan tersebut, PSSI Jatim membahas berbagai regulasi serta sistem pendaftaran tim menjelang dimulainya kompetisi kasta amatir tersebut.
“Workshop ini menjadi ajang koordinasi untuk menyatukan persepsi klub dan panitia terkait regulasi serta teknis pelaksanaan Liga 4,” ujar Amir saat ditemui di Surabaya, Rabu (15/10/2025).
Menurutnya, sejumlah regulasi lama akan tetap dipertahankan untuk menjaga kesinambungan kompetisi. Salah satunya adalah aturan mengenai kuota tujuh pemain senior dalam satu tim. Dari jumlah itu, hanya lima pemain yang boleh dimainkan di lapangan, sementara dua lainnya menjadi cadangan.
“Formasi ini diharapkan bisa menjaga keseimbangan antara pemain muda dan berpengalaman dalam persaingan di level amatir,” jelas Amir.
Menariknya, pada musim ini klub internal Askab/Askot PSSI juga berkesempatan mengikuti Liga 4 Jawa Timur. Jalurnya adalah melalui Piala Bupati atau Piala Wali Kota di daerah masing-masing.
“Untuk musim ini, ada dua jalur pendaftaran, yakni jalur Piala Bupati/Wali Kota dan Piala Gubernur. Juara Piala Bupati atau Wali Kota akan ikut Piala Gubernur bersama klub-klub amatir lainnya,” tambahnya.
Dengan sistem ini, Asprov PSSI Jatim berharap kompetisi Liga 4 dapat menjadi wadah pembinaan sekaligus regenerasi pemain muda di seluruh daerah Jawa Timur. (ted)






