Surabaya (beritajatim.com) – Mobilitas perkotaan di Surabaya memasuki babak baru yang lebih hijau dan premium. Green SM, penyedia layanan taksi yang seluruh armadanya menggunakan kendaraan listrik, resmi diluncurkan di Kota Pahlawan hari ini, menandai tonggak penting bagi transportasi berkelanjutan di Jawa Timur. Kehadiran Green SM, yang dikenal dengan armada VinFast cyan ikoniknya, diharapkan dapat mengatasi tantangan polusi dan kemacetan, sekaligus menawarkan alternatif perjalanan yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi warga Surabaya.
Peluncuran ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi kota, termasuk Agus Imam Sonhaji, S.T., M.M.T., Staf Ahli Wali Kota Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan yang mewakili Wali Kota Surabaya. Turut hadir pula Plt. Kepala Dinas Perhubungan Surabaya, Trio Wahyu Bowo, Ketua Kadin Surabaya, H. M. Ali Affandi La Nyalla Mahmud Mattalitti, serta perwakilan dari kepolisian, TNI, dan dinas-dinas terkait, menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap inisiatif mobilitas hijau ini.
Green SM bukan sekadar taksi biasa. Layanan ini merupakan taksi premium pertama di Indonesia yang 100% menggunakan kendaraan listrik, menjanjikan perjalanan yang nyaris senyap, bebas aroma bahan bakar, dan yang paling penting, nol emisi. Inisiatif ini selaras dengan visi Smart City Surabaya dan komitmen nasional untuk mengurangi emisi karbon.
Dalam rangka perayaan peluncuran, Green SM langsung memanjakan warga Surabaya dengan serangkaian promo diskon menarik.
Mulai 14–16 Oktober 2025, penumpang dapat menikmati Diskon 100% hingga Rp50.000 untuk satu kali perjalanan. Promo dilanjutkan dengan Diskon 50% (17–20 Oktober 2025) dan Diskon 35% (21–27 Oktober 2025), dengan nilai diskon maksimal yang sama. Seluruh promo berlaku untuk pemesanan melalui aplikasi Green SM.
“Ekspansi kami ke Surabaya bukan sekadar menambah kota baru, tetapi mencerminkan komitmen mendalam terhadap masyarakat dan ritme pusat perkotaan Indonesia yang paling dinamis,” ujar Deny Tjia, Managing Director Green SM Indonesia, dalam sambutannya.
Deny Tjia menambahkan, Surabaya yang merupakan pusat perdagangan dan gerbang internasional Jawa Timur, adalah lokasi ideal untuk membuktikan bahwa taksi listrik tidak hanya praktis tetapi juga mampu menetapkan standar baru untuk mobilitas perkotaan berkelanjutan.
Sejak pertama kali hadir di Jakarta pada Desember 2024, Green SM telah mendapatkan apresiasi publik berkat pengalaman perjalanan yang tenang, pengemudi profesional, tarif transparan, dan manfaat lingkungan yang nyata. Sebelum Surabaya, layanan ini telah sukses diperluas ke Makassar dan Bekasi, membuktikan model bisnisnya yang adaptif di berbagai lingkungan perkotaan.
Dengan lebih dari 3,8 juta kendaraan terdaftar di Surabaya per tahun 2024, masalah kemacetan dan polusi udara kian mendesak. Kehadiran Green SM menawarkan solusi nyata. Setiap pengemudi taksi ini juga telah dibekali pelatihan profesional yang fokus pada keselamatan, pelayanan, dan cara berkendara ramah lingkungan, memastikan setiap perjalanan adalah pengalaman premium yang bebas stres.
Bagi warga Surabaya, Green SM hadir sebagai pilihan mobilitas modern yang tidak hanya menunjang produktivitas dan kenyamanan, tetapi juga menjadi kontribusi langsung untuk masa depan udara yang lebih bersih di Kota Pahlawan. Green SM kini bergerak dari fase ekspansi bertahap menuju dorongan nyata untuk mobilitas hijau nasional.






