Banyuwangi (beritajatim.com) – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengajak mahasiswa Cipayung Plus menjadikan Rumah Kebangsaan sebagai wadah melahirkan gagasan solutif untuk kemajuan daerah. Ajakan itu disampaikan saat acara tasyakuran dan peresmian Rumah Kebangsaan Cipayung Plus Banyuwangi yang berlokasi di Jalan Ikan Putihan, Kecamatan Banyuwangi.
Rumah Kebangsaan Cipayung Plus Banyuwangi menjadi tempat berkumpulnya lintas organisasi mahasiswa, seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).
“Gunakan tempat ini untuk melahirkan ide dan solusi atas berbagai persoalan Banyuwangi,” pesan Bupati Ipuk dalam sambutannya.
Peresmian tersebut juga dihadiri jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banyuwangi, di antaranya Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Arm Triyadi Indrawijaya, serta Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Muhamad Puji Santoso.
Menurut Ipuk, generasi muda memiliki peran besar dalam menciptakan perubahan. Karena itu, setiap gagasan yang lahir dari mahasiswa perlu diarahkan untuk menjawab berbagai tantangan sosial, teknologi, dan ekonomi di Banyuwangi.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara mahasiswa dan pemerintah agar kolaborasi tersebut dapat menghasilkan dampak nyata bagi pembangunan daerah.
“Insya Allah, kalau semua berjalan bersama, ide dari anak muda bisa jadi kekuatan besar untuk kemajuan Banyuwangi,” tuturnya.
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra juga memberikan apresiasi atas terbentuknya Rumah Kebangsaan. Ia menilai kehadiran rumah ini sebagai simbol sinergi antara mahasiswa, pemerintah, dan aparat keamanan di daerah.
“Mahasiswa adalah agen perubahan. Apa pun aspirasi yang sifatnya membangun, akan kami dukung,” ujarnya.
Koordinator Rumah Kebangsaan Cipayung Plus Banyuwangi, Muhammad Haddad Alwi Nasyafiallah, menyampaikan rasa syukur atas terwujudnya rumah kebangsaan tersebut, yang menjadi satu-satunya di Jawa Timur di tingkat kabupaten.
Ia menegaskan komitmen Cipayung Plus Banyuwangi untuk berpartisipasi aktif bersama pemerintah dan Forkopimda dalam menjaga keharmonisan serta keutuhan daerah.
“Rumah ini menjadi wadah silaturahmi dan kolaborasi. Dari sini kami ingin melahirkan gagasan untuk kemajuan daerah,” ujar Nasya yang juga Ketua PC PMII Banyuwangi ini.
Nasya turut mengungkapkan rasa bangga atas kehadiran lengkap seluruh jajaran Forkopimda dalam acara peresmian. “Kami selalu mendoakan, semoga keharmonisan dan kekompakan yang sudah terbangun ini bisa terus berumur panjang,” harapnya. [alr/beq]






