Surabaya (beritajatim.com) – Dalam dua pertandingan terakhir, Pelatih Deltras FC, Widodo Cahyono Putro, memberikan kesempatan kepada dua pemain muda untuk tampil di lapangan, meskipun hanya bermain pada 10 menit terakhir babak kedua.
Kedua pemain tersebut adalah Rafli Juniar dan Kaka Reda, yang diturunkan dalam pertandingan melawan Persiku Kudus dan Persipura Jayapura.
Keputusan Widodo ini tak lepas dari pengamatan mendalam terhadap performa pemain di sesi latihan. “Saya mempercayakan pemain muda karena melihat di latihan siapapun pemain dilatihan bisa maksimal atau tidak dengan menunjukkan performa saya pasti memberikan kesempatan bermain,” ungkap Widodo Cahyono Putro, Minggu (12/10/2025).
Widodo, pelatih asal Cilacap yang dikenal dengan pendekatan rotasi pemain, menjelaskan bahwa rotasi adalah hal yang penting mengingat padatnya jadwal pertandingan. “Pemain pasti rotasi karena dalam satu minggu sekali empat atau lima match terus menerus mereka bermain pasti tingkat kelelahannya tinggi. Maka saya berusaha merotasi dan kebetulan jatuhnya ke Rafli dan Kaka,” tambahnya.
Pelatih yang pernah menangani beberapa klub besar ini menekankan bahwa dalam menjalankan rotasi, ia melihat potensi setiap pemain. “Para pemain muda ini harus memanfaatkan kesempatan yang ada dengan sebaik mungkin, dan tentu mereka harus tetap rendah hati,” ujarnya.
Menurut Widodo, mentalitas pemain muda seperti Rafli dan Kaka mulai terbentuk bukan hanya dari pengalaman bertanding, namun dari rutinitas latihan yang dijalani setiap hari. “Saya selalu mengedukasi latihan seperti pertandingan. Di situ mereka teruji. Di pertandingan tinggal menguatkan percaya diri dan mendapatkan dukungan dari semuanya,” tutupnya.
Widodo Cahyono Putro berharap, dengan kesempatan yang diberikan, pemain muda ini bisa berkembang lebih baik, baik secara mental maupun teknis, dan mampu bersaing di level yang lebih tinggi. [way/suf]






