Kuala Lumpur (beritajatim.com) – Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) resmi menjatuhkan sanksi terhadap Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) serta tujuh pemain asing yang dinilai melanggar aturan disiplin terkait pemalsuan dokumen.
Keputusan ini disampaikan oleh Jorge Palacio dari Kolombia selaku Wakil Ketua Komite Disiplin FIFA melalui surat bernomor FDD-24394, tertanggal 25 September 2025.
Dalam surat yang ditandatangani Direktur Badan Yudisial FIFA, Luis Villas-Boas Pires, disebutkan bahwa FAM bersama para pemain — Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Tomas Garces, Rodrigo Julian Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Jon Irazabal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano — terbukti melanggar Pasal 22 Kode Disiplin FIFA tentang *Forgery and Falsification* atau pemalsuan dokumen.
“FAM dan para pemain tersebut dinyatakan bertanggung jawab karena menggunakan dokumen palsu dan/atau yang dipalsukan dalam proses hukum FIFA,” bunyi keputusan tersebut.
Fifa menemukan dokumen yang dipalsukan yaitu terkait tempat lahir. Dalam poin 46 disebutkan sehubungan dengan hal ini, Komite ingin menekankan bahwa mereka sependapat dengan kesimpulan Laporan Investigasi, khususnya bahwa akta kelahiran asli menunjukkan kontras yang tajam dengan dokumentasi yang diberikan. Khususnya:

Atas pelanggaran ini, FIFA menjatuhkan sejumlah sanksi, antara lain:
1. FAM diwajibkan membayar denda sebesar 350.000 franc Swiss (CHF) kepada FIFA.
2. Ketujuh pemain masing-masing dijatuhi denda sebesar 2.000 franc Swiss (CHF).
3. Para pemain tersebut juga dijatuhi larangan selama 12 bulan untuk terlibat dalam seluruh kegiatan yang berhubungan dengan sepak bola, berlaku sejak tanggal pemberitahuan keputusan.
4. Seluruh denda harus dibayarkan dalam waktu 30 hari sejak tanggal keputusan diterbitkan.
FIFA juga meminta FAM untuk segera menyampaikan keputusan ini kepada seluruh pemain yang bersangkutan dan memastikan implementasinya tanpa penundaan. (ted)






