Blitar (beritajatim.com) – Suasana haru dan penuh harapan menyelimuti Balai Kota Koesoema Wicitra saat negara secara resmi mengambil peran sebagai pelindung bagi 17 anak yatim piatu di Kota Blitar. Melalui sinergi antara Pemerintah Kota Blitar dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, penetapan perwalian anak diserahkan secara simbolis kepada Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Sabilul Muhtadien.
Penyerahan surat penetapan ini dilakukan langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Kuntadi, dan diterima oleh perwakilan LKSA, dengan didampingi oleh Walikota Blitar, Syauqul Muhibbin. Momen ini menjadi penanda bahwa masa depan ke-17 anak tersebut kini berada dalam jaminan dan pengawasan hukum yang kuat.
Dalam sambutannya, Kajati Jatim, Kuntadi, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar seremoni administrasi, melainkan wujud nyata kehadiran negara untuk memastikan hak-hak fundamental anak-anak yang kurang beruntung dapat terpenuhi.
“Ini adalah komitmen kami, upaya Kejaksaan untuk memberikan perlindungan penuh kepada anak-anak kita. Mereka berhak atas pendidikan yang layak, jaminan kesehatan, dan masa depan yang cerah, sama seperti anak-anak lainnya,” tegas Kuntadi.
Dengan penetapan ini, LKSA Sabilul Muhtadien kini memiliki landasan hukum yang kokoh untuk menjadi wali sah, mengasuh, dan memperjuangkan segala keperluan anak-anak tersebut hingga mereka dewasa.
Walikota Blitar, Syauqul Muhibbin, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif dan kolaborasi yang luar biasa ini. Menurutnya, program tersebut adalah bukti kepedulian bersama untuk memastikan tidak ada satu pun anak di Kota Blitar yang merasa ditinggalkan.
“Saya mengucapkan terima kasih yang tulus kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Kejaksaan Negeri Blitar. Langkah ini adalah dorongan besar bagi kami untuk memastikan anak-anak kita mendapatkan pengasuhan terbaik dan semua hak mereka terjamin,” ungkap Walikota Syauqul.
Acara tidak berhenti pada penyerahan dokumen. Momen tersebut menjadi lebih hangat dengan adanya pemberian santunan secara langsung kepada belasan anak yang kini telah resmi menjadi bagian dari keluarga besar LKSA Sabilul Muhtadien, membawa senyum dan secercah harapan baru di wajah mereka. [owi/beq]






