Blitar (beritajatim.com) – Memasuki hari kelima masa pendaftaran seleksi terbuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Blitar, belum ada satu pun calon yang secara resmi mendaftarkan diri. Sejak dibuka pada Jumat (12/9/2025) lalu, belum ada berkas pendaftaran yang masuk ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Blitar.
Fenomena ini cukup menarik, sebab menurut Kepala Badan Kepegawaian Dan Pengembangan SDM Kabupaten Blitar, Budi Hartawan ada banyak sekali pejabat yang bertanya soal persyaratan calon Sekda. Namun dari sekian banyak yang bertanya soal alur dan syarat pencalonan diri sebagai Sekda Blitar, belum ada satu pun yang resmi mendaftarkan diri.
“Sampai saat ini belum ada yang mendaftar, tapi yang tanya-tanya banyak mungkin para peserta masih mempersiapkan persyaratan-persyaratannya gitu,” ungkap Budi Hartawan saat dikonfirmasi pada Rabu (17/9/2025).
Para pejabat yang punya ambisi menduduki kursi Sekda Blitar ini nampaknya masih saling intip. Sembari mereka menyiapkan berkas atau dokumen persyaratan yang diperlukan.
Menurut Kepala Badan Kepegawaian Dan Pengembangan SDM Kabupaten Blitar, para pejabat yang bertanya soal syarat Sekda ini bukan hanya berasal dari internal Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Blitar. Namun ada juga yang berasal dari luar Kabupaten Blitar.
“Ada yang dari luar ada yang dari dalam Pemkab Blitar,” tegasnya.
Para pelamar ini nampaknya menunggu hingga detik-detik terakhir penutupan pendaftaran seleksi Sekda Blitar. Pasalnya penutupan pendaftaran seleksi Sekda Blitar masih baru akan ditutup pada tanggal 27 September 2025 mendatang.
“Kalau tidak salah penutupannya itu tanggal 27 September,” imbuhnya.
Nantinya setelah penutupan pendaftaran, akan dilakukan proses seleksi dokumen oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Blitar. Baru setelahnya akan ada proses wawancara dan finalisasi, barulah nama calon sekda akan diusulkan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Nantinya setelah disetujui, baru Bupati Blitar Rijanto yang akan mengambil peran untuk memilih Sekda-nya. Pada tahap ini semua keputusan ada ditangan Bupati Blitar. [owi/beq]






