Sidoarjo (beritajatim.com) – Universitas Maarif Hasyim Latif (UMAHA) menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025 dengan konsep yang berbeda. Selain pengenalan akademik dan organisasi, kegiatan ini diwarnai aksi sosial berupa pembagian sayur mayur segar kepada masyarakat sekitar kampus di Taman, Sidoarjo.
Ratusan mahasiswa baru terlibat langsung dalam aksi tersebut di bawah bimbingan dosen dan panitia PKKMB. Mereka membagikan sayur kepada warga yang melintas di sekitar Jalan Raya Ngelom Megare, sebagai bentuk kepedulian terhadap ketahanan pangan.
“Kami ingin mahasiswa baru tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki empati dan kepedulian sosial,” kata Wakil Rektor II UMAHA, Dr. Dheasy Herawati, Jumat (12/9/2025),
Menurut Dheasy, aksi ini menjadi langkah awal mahasiswa baru untuk memahami nilai kebersamaan dan gotong royong. Ia juga menekankan pentingnya kontribusi nyata mahasiswa bagi lingkungan sosialnya.
“Melalui program ketahanan pangan ini, kami juga mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Ketua Panitia PKKMB, Anang Surohman, menjelaskan bahwa isu ketahanan pangan dipilih karena relevan dengan tantangan global saat ini. Ketersediaan pangan yang sehat dan berkelanjutan, kata dia, merupakan isu yang harus dihadapi bersama.
“Mahasiswa UMAHA diharapkan tumbuh dengan kesadaran bahwa mereka adalah bagian dari solusi, bukan sekadar penonton,” tegas Anang.
Masyarakat sekitar kampus menyambut positif kegiatan ini. Selain membantu pemenuhan kebutuhan pangan harian, kegiatan tersebut juga mempererat hubungan antara kampus dan lingkungan.
UMAHA berharap, melalui kolaborasi antara PKKMB dan program ketahanan pangan, mahasiswa baru dapat memulai perjalanan akademiknya dengan semangat berbagi dan berkontribusi. “PKKMB ini bukan hanya pengenalan kampus, tetapi awal bagi mahasiswa untuk berdampak positif di masyarakat,” pungkas Dheasy.[asg/kun]






