Blitar (beritajatim.com) – Suasana tenang di Jalan Umum Desa Selokajang, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar seketika pecah oleh suara benturan keras pada Rabu (10/9/2025). Sekitar pukul 05:30 WIB, dua sepeda motor yang dikendarai oleh dua orang wanita bertabrakan hebat dalam insiden “adu banteng” yang tragis, menyebabkan kedua pengendara langsung terkapar di aspal dengan kondisi tak sadarkan diri.
Insiden nahas ini merenggut kesadaran Saiin, seorang ibu berusia 56 tahun dari Desa Gogodeso, Kecamatan Kanigoro, Blitar yang mengendarai Honda Beat bernomor polisi AG 6609 PAI. Nasib serupa menimpa Kunana Suci Fitriani, seorang gadis muda berusia 21 tahun asal Desa Karanggayam, Srengat, Blitar yang saat itu mengendarai Honda Scoopy dengan nomor polisi AG 6538 OCB.
Keduanya kini berjuang antara hidup dan mati setelah mengalami cedera kepala yang parah. Keduanya dalam kondisi koma dan dalam perawatan intensif.
Menurut hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Unit Laka Lantas Polres Blitar Kota, tragedi ini bermula dari kelalaian yang berakibat fatal. Saiin, yang melaju dari arah timur ke barat, diduga kehilangan konsentrasi hingga masuk ke jalur lawan.
Nahas, dari arah berlawanan, Kunana yang melaju di jalurnya tidak dapat menghindar. Jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan tak terelakkan. Benturan keras pun terjadi, membuat kedua pengendara beserta motornya terpental hebat.
“Diduga karena kurang konsentrasinya pengendara Sepeda Motor Honda Beat Nopol AG 6609 PAI saat berkendara, sehingga mengakibatkan kecelakaan lalu lintas,” jelas Kanit Gakkum Satlantas Polres Blitar, IPDA Suratno pada Kamis (11/9/2025).
Tim kepolisian yang dipimpin oleh Kanit Gakkum Satlantas Polres Blitar, IPDA Suratno, langsung bergerak cepat ke lokasi. Kedua korban pun langsung dievakuasi ke RSUD Srengat untuk mendapatkan pertolongan medis intensif.
Di lokasi, petugas juga mengamankan kedua motor yang ringsek. Kondisi kedua korban pun kritis saat dievakuasi oleh petugas. Kini polisi telah melakukan olah TKP, dan mengumpulkan keterangan saksi untuk melengkapi penyelidikan.
“Kalau waktu evakuasi kondisinya kritis sekarang untuk perkembangannya kami belum mendapatkan informasi lanjut soal kondisi kedua korban,” jelasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat tragis bagi para pengguna jalan akan pentingnya menjaga fokus dan konsentrasi penuh saat berkendara, terutama di waktu-waktu rawan seperti pagi hari. Kasus ini kini ditangani lebih lanjut oleh Unit Laka Lantas Polres Blitar untuk penyelidikan mendalam. [owi/beq]






