Surabaya (beritajatim.com) – Genza Education, sebuah lembaga bimbingan belajar, mengajak siswa dan orang tua untuk lebih memprioritaskan persiapan akademik yang nyata, bukan sekadar hiburan dari kompetisi cerdas cermat di layar kaca.
Melalui program Grand Try Out Tes Kemampuan Akademik (GTO-TKA), Genza menekankan pentingnya latihan serius untuk menghadapi ujian sesungguhnya. Kegelisahan terhadap maraknya acara hiburan yang dibungkus dengan label pendidikan di televisi menjadi salah satu alasan Genza Education meluncurkan GTO-TKA.
Menurut Direktur Utama Genza Education, Syamsul Maarif, banyak acara cerdas cermat di televisi lebih menonjolkan drama panggung ketimbang esensi pendidikan yang dibutuhkan siswa.
“Bimbingan belajar yang baik itu harus realistis, yang siswa butuhkan adalah persiapan menghadapi ujian nyata, bukan drama yang penuh hiburan,” ujar Syamsul, Selasa (2/9/2025).
Pernyataan tersebut senada dengan pandangan akademisi sekaligus anggota Dewan Pendidikan Jawa Timur, Suko Widodo. Ia menyoroti fenomena rendahnya literasi bangsa yang seringkali terlena oleh hiburan di media sosial dan televisi. “Belajar itu akarnya kepahitan, tapi buahnya manis,” ujar Suko.
Ia menambahkan bahwa kenyataan menuntut persiapan yang lebih serius, dan peringkat literasi Indonesia yang masih rendah di mata dunia adalah sebuah peringatan.
Berbeda dengan kompetisi televisi yang penuh sorak-sorai, GTO-TKA menawarkan simulasi ujian yang sesungguhnya. Program ini telah berjalan sejak Agustus 2025 dan berlanjut hingga September 2025, dengan peserta dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Dengan biaya yang terjangkau, para siswa dilatih menghadapi soal-soal standar TKA, mengelola waktu, dan mengatasi tekanan psikologis.
Hasil dari tryout dievaluasi secara mendalam, memberikan gambaran yang jelas mengenai posisi siswa di tingkat lokal maupun nasional. Hal ini memungkinkan siswa dan orang tua untuk mengetahui secara pasti area mana yang perlu ditingkatkan.
Selain GTO-TKA, Genza juga menawarkan berbagai paket program lainnya, seperti Program Reguler, Program Intensif TKA, dan Program G-Advanced. Seluruhnya didukung oleh layanan Genza Sistem Terintegrasi (GESIT) yang mencakup bimbingan tutor profesional, modul pembelajaran, evaluasi, konseling, hingga koordinasi dengan orang tua.
Dengan program GTO-TKA, Genza Education ingin menegaskan bahwa kompetisi sesungguhnya bagi siswa ada di ruang ujian, bukan di panggung hiburan. Program ini menjadi pengingat bahwa belajar memang tidak selalu menyenangkan, tetapi hasilnya akan menentukan masa depan. [ipl/but]






