Kediri (beritajatim.com) – Rangkaian aksi massa di Kediri berimbas pada lumpuhnya aktivitas ekonomi di sekitar pusat kota. Sejumlah toko, ritel modern, pusat perbelanjaan, toko pakaian, minyak wangi, warung, hingga SPBU di kawasan Jalan Soekarno Hatta Kabupaten Kediri memilih tutup lebih awal pada Sabtu (30/8/2025).
Kondisi tersebut terjadi setelah ribuan massa memadati sepanjang Jalan Soekarno-Hatta, tepat di depan kompleks perkantoran Pemkab dan DPRD Kabupaten Kediri.
Massa membakar ban dan sejumlah barang di sekitar lokasi, membuat kawasan tersebut lumpuh total.
Jalan Soekarno Hatta yang dikenal sebagai pusat pertokoan dan kuliner di Kabupaten Kediri berubah menjadi titik konsentrasi massa.
Aktivitas warga pun terhenti, sementara pelaku usaha menutup pintu untuk menghindari dampak kerusuhan.
Aksi massa ini merupakan lanjutan dari kerusuhan sebelumnya yang terjadi di Kota Kediri. Massa sempat melakukan perusakan di Mapolres Kediri Kota, hingga membakar Gedung DPRD Kota Kediri. [nm/beq]






