Jombang (beritajatim.com) – Langkahnya tampak ringan ketika memasuki Graha Bhakti Bhayangkara (GBB) Polres Jombang. Seragam hitam yang dikenakan memberi kesan tegas, dengan pin Sat Reskrim yang menempel di dada kiri. Di tangannya, sebuah tas hitam yang ternyata menyimpan cerita panjang perjuangan seorang putri daerah.
Ketika tas itu dibuka, kilauan medali dari berbagai kejuaraan menyembul keluar. Senyum pun merekah di wajah sang pemiliknya, Bripda Thalya Rosa Setiawan (24), Polwan asal Desa Sumberagung, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang.
Thalya bukan polisi biasa. Ia adalah seorang atlet karate yang telah menorehkan prestasi sejak duduk di bangku sekolah dasar, hingga kini mampu mengibarkan nama Indonesia di ajang internasional.
“Selain meraih juara 2 kejuaraan nasional piala Pangdivif 2 Kostrad 2025, saya juga pernah juara 1 Kejurnas Piala Kapolri 2024 di Malang, dan juara 2 Kejuaraan Karate Piala Koarmada RI 2024 tingkat internasional di Surabaya,” ujar Thalya, Rabu (27/8/2025).
Jejak Perjuangan dari Dojo ke Polri
Semua pencapaian itu tak datang tiba-tiba. Ingatannya masih jelas ketika pertama kali jatuh cinta pada karate di bangku kelas 4 SD. Ia terinspirasi tetangganya yang rutin berlatih, hingga akhirnya mendapat restu dan dorongan penuh dari sang ayah yang kala itu juga seorang polisi.
Sejak saat itu, Thalya bergabung di Dojo Mahameru Jombang. Dua kali seminggu, ayahnya dengan sabar mengantar untuk berlatih. Perjuangan panjang itu terbayar manis ketika ia berhasil meraih emas di ajang Porprov Jatim 2015 dan 2019, bahkan masuk ke Tim Puslatda Jatim untuk persiapan PON Papua.
Namun tak berhenti di situ. Cinta pada karate berjalan beriringan dengan tekad mengikuti jejak almarhum ayahnya sebagai abdi negara. Dengan jalur Rekpro (Rekrutmen Proaktif), Thalya berhasil lulus pendidikan Bintara Polri pada 2023, dan kini genap satu tahun bertugas di Polres Jombang.
Konsistensi Prestasi
Meski sempat vakum karena padatnya aktivitas dinas, Thalya kembali aktif memperkuat Tim Karate Polda Jatim. Hasilnya luar biasa: juara 3 Kejuaraan Karate Piala Panglima TNI 2024, juara 2 Kejuaraan Piala Koarmada RI 2024, juara 1 Kejurnas Piala Kapolri 2024, dan terbaru juara 2 Kejuaraan Nasional Piala Pangdivif 2 Kostrad 2025.
“Persiapan sebelum kejuaraan biasanya di Polda, latihan fisik dan teknik selama 1–2 bulan,” ujarnya dengan senyum khas.
Inspirasi di Hari Jadi Polwan ke-77
Tahun ini, ketika Polisi Wanita Republik Indonesia genap berusia 77 tahun, Thalya berharap kiprah Polwan tak hanya sebatas pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Lebih dari itu, Polwan juga bisa bersinar di berbagai bidang prestasi.
Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, pun tak bisa menyembunyikan rasa bangganya.
Kesuksesan Bripda Thalya menjadi kebanggaan Polwan Polres Jombang. “Semoga ini bisa menjadi dorongan dan motivasi bagi anggota lain untuk terus berprestasi,” ungkapnya.
Kisah Thalya adalah cermin, bahwa dedikasi dan disiplin mampu membuka jalan dari dojo tingkat kabupaten, hingga panggung kejuaraan bergengsi level internasional. [suf]






