Bondowoso (beritajatim.com) – Seorang siswa SMP Negeri di Bondowoso yang menjadi korban penusukan oleh temannya sendiri, Kamis (21/8/2025), telah menjalani operasi di RSUD dr. Koesnadi. Korban berusia 13 tahun itu kini mulai sadar dan dalam tahap pemulihan, meski masih mengalami trauma cukup berat.
Direktur RSUD dr. Koesnadi, dr. Yus Priyatna, menyampaikan kondisi terbaru korban pada Jumat (22/8/2025). “Kondisi korban sudah membaik. Sudah mendapatkan penanganan dari dokter bedah dan dokter spesialis anak,” ujarnya.
Menurut Yus, korban tidak lagi menggunakan ventilator atau alat bantu pernapasan pasien. “Sekarang sedang dalam masa pemulihan,” tambahnya.
Operasi dilakukan pada bagian perut korban untuk mengatasi luka sayatan akibat insiden tersebut. Namun, detail medis tidak dijelaskan lebih lanjut karena bersifat rahasia.
“Proses pemulihan bakal cukup lama karena traumanya cukup berat. Diperkirakan satu dua pekan pemulihannya,” ungkapnya.
Sebelumnya, siswa kelas VII SMP Negeri di Bondowoso itu menjadi korban penusukan oleh teman sekelasnya menggunakan cutter. Dugaan sementara, pelaku nekat melakukan penusukan karena menjadi korban bullying. Terduga pelaku disebut merupakan anak yatim yang sehari-hari juga merawat adiknya yang masih duduk di bangku sekolah dasar. [awi/beq]






