Magetan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Magetan resmi menetapkan arah pembangunan daerah lima tahun ke depan melalui RPJMD 2025–2029. Ada lima program kerja prioritas yang akan dijalankan untuk mewujudkan visi “Magetan Nyaman, Maju, dan Berkelanjutan.”
Berikut rincian program prioritas tersebut:
1. Penguatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)
- Pemkab Magetan menekankan pentingnya peningkatan mutu SDM agar masyarakat memiliki daya saing kuat.
- Pemberian beasiswa jenjang sarjana bagi keluarga miskin agar anak-anak dari latar belakang kurang mampu tetap dapat melanjutkan pendidikan tinggi.
- Penguatan peran posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat, terutama bagi balita dan ibu hamil.
- Pengembangan program kesehatan preventif dan edukasi gizi untuk menekan angka stunting.
2. Penguatan Pembangunan Pertanian
- Sektor pertanian yang menjadi basis ekonomi Magetan mendapat perhatian khusus.
- Pengembangan produk pertanian sehat/organik dan bahan pangan sehat untuk memenuhi tren konsumsi masyarakat modern.
- Hilirisasi hasil pertanian dengan mendorong petani agar tidak hanya menjual bahan mentah, melainkan mengolah menjadi produk bernilai tambah.
- Fasilitasi koperasi dan UMKM untuk memperkuat rantai pasok sektor pertanian.
3. Penguatan Infrastruktur
- Pemerataan infrastruktur menjadi kunci untuk mengurangi kesenjangan antarwilayah.
- Pembukaan aksesibilitas sarana umum seperti jalan penghubung antar-desa dan antar-kecamatan.
- Peningkatan ruang publik, misalnya pembangunan taman kota multifungsi dan fasilitas olahraga masyarakat.
- Perbaikan jaringan transportasi lokal untuk mendukung aktivitas ekonomi dan pariwisata.
Contoh proyek strategis:
Urban Green Active Park di kawasan Stadion Magetan, yang dirancang dengan jogging track, zona interaksi sosial, fasilitas ramah difabel, energi surya, dan edukasi lingkungan berkelanjutan.
4. Penguatan Perekonomian Daerah
- Pemkab Magetan berkomitmen memperkuat ekonomi lokal berbasis potensi daerah.
- Revitalisasi Pasar Sayur, sebagai pusat perdagangan utama hasil pertanian Magetan.
- Fasilitasi peningkatan mutu manajemen produk unggulan daerah, agar UMKM lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
- Pengembangan UMKM berbasis potensi lokal seperti olahan pangan, kerajinan, dan industri kreatif.
- Modernisasi pariwisata, termasuk pengembangan destinasi baru dan digitalisasi layanan wisata.
- Relokasi Pasar Hewan Parang menjadi pasar ternak modern dengan fasilitas kesehatan hewan, sistem digital, hingga potensi eduwisata.
- Penataan Pasar Burung dan Hutan Kota Stadion agar lebih tertata, higienis, sekaligus berfungsi sebagai ruang publik.
5. Penguatan Harmoni Sosial
- Selain ekonomi dan infrastruktur, pembangunan sosial dan budaya juga menjadi prioritas.
- Program pemberdayaan masyarakat tingkat RT dengan alokasi anggaran Rp3–5 juta per tahun untuk mendukung kegiatan sosial, ekonomi, atau lingkungan.
- Penguatan budaya gotong royong/guyup rukun sebagai ciri khas masyarakat Magetan.
- Pengembangan dan pelestarian seni budaya lokal agar tidak hilang ditelan zaman sekaligus menjadi daya tarik wisata budaya.
Komitmen Pemerintah Daerah
Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menegaskan bahwa seluruh program prioritas ini disusun berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat.
“Pembangunan yang kami jalankan harus menyentuh langsung kehidupan warga. Mulai dari beasiswa bagi keluarga kurang mampu, pertanian sehat, hingga revitalisasi pasar, semuanya untuk kesejahteraan rakyat Magetan,” ujarnya dalam forum Musrenbang RPJMD, di Pendapa Surya Graha, Kamis (21/8/2025)
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pembangunan lima tahun mendatang tidak hanya menekankan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga keseimbangan sosial dan lingkungan.
“Kami ingin Magetan tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga nyaman ditinggali, guyup rukun, dan berkelanjutan bagi generasi berikutnya,” tegasnya. [ADV/fiq]






