Mojokerto (beritajatim.com) – Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki terlihat melintas di aliran Sungai Brantas tepatnya di Desa Pagerluyung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Mayat terjebak di aliran DAM Sipon diantara tumpukan sampah yang membelah Sungai Brantas.
Salah satu relawan Punokawan, Niki Mas Aden mengatakan, jika mayat terlihat melintas dibawah Jembatan Pegerluyung sekitar pukul 07.45 WIB. “Mayat dari arah Jombang, lewat Jembatan Pagerluyung. Sekarang posisinya di DAM Sipon,” ungkapnya, Rabu (20/8/2025).
Masih kata Aden, mayat dalam kondisi hanya memakai celana pendek warna hitam dan bertelanjang dada. Hingga berita ini ditulis, Aden menjelaskan, mayat masih berputar-putar terkena arus yang ada di DAM Sipon diantara tumpukan sampah.
“Masih berputar-putar di DAM Sipon, banyak sampah juga. Ada drum, karena kemarin sejumlah wilayah di Jombang dan Mojokerto hujan jadi air Sungai Brantas tinggi. Posisinya di sisi selatan DAM Sipon sekitar ada 5 meter dari bibir sungai. Mungkin warga Jombang yang tenggelam kemarin,” katanya.
Aden menegaskan, jika aliran Sungai Brantas tersebut berasal dari arah Jombang dan pada, Senin (18/8/2025) lalu ada pemancing terseret aliran Sungai Brantas di Desa Tapen, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang. Saat ini, petugas sudah dalam perjalanan ke lokasi. [tin/ian]






