Ponorogo (beritajatim.com) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan STKIP PGRI Ponorogo di ajang Pekan Olahraga dan Seni Nasional Mahasiswa (Porsenasma) V PT PGRI 2025 yang berlangsung di Madiun, 4–9 Agustus 2025. Perguruan tinggi kebanggaan Bumi Reog ini, sukses meraih 3 medali emas, 4 perunggu, dan satu juara harapan I, sekaligus menempatkan diri di posisi tertinggi untuk kategori sekolah tinggi dari seluruh peserta.
Ajang bergengsi yang mempertemukan mahasiswa PGRI se-Indonesia tersebut, mempertandingkan 26 cabang olahraga dan tangkai seni. Dari total 39 perguruan tinggi peserta, STKIP PGRI Ponorogo berhasil finis di peringkat 13 secara nasional, mengungguli sekolah tinggi lainnya dan melampaui pencapaian pada Porsenasma 2022.
Tiga medali emas diraih melalui cabang lompat jauh putra, lari 100 meter putra, dan pencak silat kategori tanding kelas D putri. Empat medali perunggu datang dari catur putra, pencak silat kategori solo kreatif putra dan putri, serta tanding kelas F putra. Sementara juara harapan I diraih pada tangkai seni nyanyi kroncong.
“Medali yang diraih merupakan anugerah dari Tuhan, baik bagi atlet sendiri maupun lembaga,” kata Ketua STKIP PGRI Ponorogo, Ahmad Nur Ismail, ditulis Rabu (13/8/2025).
Dia menegaskan, prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa keguruan tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki keterampilan di berbagai bidang olahraga dan seni. Ahmad Nur Ismail juga berpesan agar para mahasiswa terus berlatih dan menjaga kebugaran fisik demi kesiapan di kompetisi mendatang.
“Tentu ini merupakan prestasi yang luar biasa. Ada kenaikan peringkat dibandingkan Porsenasma tahun 2022,” katanya.
Senada, Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STKIP PGRI Ponorogo, Heru Setiawan, menilai raihan ini sebagai tonggak penting bagi kampus. Prestasi di Porsenasma V 2025 ini meneguhkan reputasi STKIP PGRI Ponorogo sebagai kampus yang mampu mencetak lulusan berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing di level nasional.
“Lembaga terus berkomitmen untuk memfasilitasi mahasiswa mengembangkan bakat dan keterampilannya. Termasuk persiapan untuk kompetisi baik tingkat regional maupun nasional,” pungkasnya. (end/but)






