Kediri (beritajatim.com) – Persik Kediri memulai langkah di kompetisi BRI Super League 2025 dengan hasil positif setelah menahan imbang tuan rumah Bali United 1-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Minggu (10/8/2025).
Pelatih Persik Kediri, Ong Kim Swee, mengakui laga ini bukan tantangan mudah mengingat kualitas permainan lawan.
“Satu pertandingan yang tidak mudah. Di mana kita tahu pasukan Bali memiliki kualitas yang cukup baik. Terutama kalau kita melihat corak permainan Bali. Namun dalam hal ini para pemain Persik dapat menjalankan tugas dan mengawal keadaan dengan begitu baik,” ujarnya.
Ong menegaskan bahwa laga ini baru awal perjalanan tim, dan setiap pertandingan akan memunculkan kelebihan maupun kekurangan.
“Namun saya boleh katakan jika kita (Persik) berada dalam tahap yang cukup sempurna, tetapi belum sempurna seutuhnya, di mana banyak lagi kelemahan yang harus kita perbaiki ke depan. Kita harus banyak belajar lagi,” tambahnya.
Persik unggul lebih dulu lewat sundulan Telmo Castanheira di menit ke-78 setelah menerima umpan matang dari sepakan pojok kapten tim, Ezra Walian. Sundulan tersebut mengarah ke sudut kanan gawang dan gagal diantisipasi kiper Bali United.
Namun, kemenangan yang hampir diraih harus sirna setelah Bali United menyamakan kedudukan melalui sundulan Boris Kopitovic di menit 90+6. Skor imbang 1-1 bertahan hingga laga usai.
Penampilan gemilang kiper Persik, Leo Navacchio, menjadi salah satu sorotan. Penjaga gawang asal Brasil itu sukses melakukan beberapa penyelamatan krusial yang membantu Macan Putih pulang dengan satu poin berharga. [nm/aje]






